Daerah  

Kunjungi Korban Bencana di Palengaan, Pemkab Pamekasan Berikan Bantuan

banner 468x60

YAKUSA.ID, PAMEKASAN – Penjabat Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Masrukin mengunjungi korban bencana angin kencang di Kecamatan Palengaan, Kamis (18/1/2024).

Orang nomor satu di kabupaten dengan slogan kota batik itu didampingi dinas sosial (dinsos), badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), serta dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (DPRKP) setempat.

Pada kesempatan itu, Masrukin mengunjungi tiga lokasi berbeda, yaitu satu rumah warga di Desa Panaan, satu rumah di Desa Potoan Laok, dan mengunjungi Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Panyepen yang sama terdampak angin kencang, Selasa (16/1/2024) lalu.

“Bantuan ini sembako secara umum, walaupun yang dikunjungi ini hanya sampling. Bantuan ini hanya sekadar meringankan kebutuhan sehari-hari, paling nggak seminggu cukup lah” kata Masrukin kepada media saat berada di lokasi.

Mantan Sekda Pamekasan ini menambahkan, pihaknya akan melakukan survey dan menghitung seluruh kerugian yang diderita warga akibat bencana itu untuk mendapatkan bantuan dari pemkab dengan jumlah korban sekitar 57 rumah warga di Desa Panaan dan Desa Potoan Laok. Tentu besaran bantuan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Harapannya, pohon pohon yang sudah mengkhawatirkan mungkin dikurangi dahannya, terutama yang dekat-dekat rumah, karena kita nggak bisa mengantisipasi kekuatan angin, sehingga bisanya mengeliminasi atau dikurangi, terutama yang dekat rumah. Kalau ada kejadian tidak sampai menimpa rumah. Jangan dipotong habis, karena ini sumber oksigen” harapnya.

Solehuddin, warga Dusun Tengah Desa Panaan, Kecamatan Palengaan menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati Pamekasan, Masrukin yang telah memberikan bantuan kepada dirinya. Sehingga bisa mengurangi beban biaya dalam beberapa hari ke depan.

“Alhamdulillah kami bisa mendapat bantuan dari bapak bupati, kami bersyukur atas bantuan ini” ucap dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *