YAKUSA.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Pamekasan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Azana Style Hotel, Minggu (5/4/2026).
Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi nasional PKB dalam memperkuat struktur dan arah politik di tingkat daerah.
Berbeda dari sekadar forum pergantian kepengurusan, Muscab kali ini menitikberatkan pada penguatan peran partai dalam merespons perubahan sosial dan politik, terutama di tengah perkembangan teknologi dan pergeseran karakter pemilih.
Ketua DPC PKB Pamekasan, KH. Ali Wafa Subki, menyebut Muscab sebagai ruang strategis untuk merumuskan langkah ke depan agar PKB tetap relevan di tengah dinamika masyarakat.
“PKB harus menjadi rumah bersama yang mampu menjawab persoalan umat, bukan hanya hadir saat momentum politik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa tantangan politik ke depan tidak lagi bisa dihadapi dengan cara-cara lama. Ia menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, agar kader mulai bertransformasi dalam membangun komunikasi publik.
“Pola kampanye sudah berubah. Kader harus mampu memanfaatkan teknologi dan membaca kebutuhan generasi baru yang akan mendominasi pemilih,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran nyata kader PKB di tengah masyarakat secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang pemilu.
Dalam Muscab tersebut, muncul tiga nama kandidat ketua DPC, yakni KH. Ali Wafa Subki, H. Syaiful Anam, dan Hj. Nur Asyiqah, yang akan bersaing membawa arah baru bagi PKB Pamekasan.
Sejumlah tokoh turut hadir, termasuk Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq, anggota legislatif dari Fraksi PKB, serta unsur Forkopimda dan para kiai. (Hen/San)



