Rujak Buah Patobin Teh Desi yang Bikin Ngiler

banner 468x60

YAKUSA.ID – Rujak buah merupakan camilan yang cukup digandrungi banyak orang. Menikmatinya tidak mengenal cuaca. Di Kabupaten Pamekasan, ada sebuah perempuan cantik yang menjual rujak buah dan kini cukup hits dan disukai warga perkotaan Pamekasan.

Rujak buah Patobin Teh Desi, rujak buah ini menjadi salah satu menu andalan Cafe Patobin yang berada di Jalan Gatot Koco, No 1, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Kota, Pamekasan.

Lokasinya yang berada di perkotaan, membuat rujak buah Patobin Teh Desy ini diminati pembeli. Sepintas rujak buah Patobin Teh Desi ini tidak jauh berbeda dengan rujak lainnya, yakni potongan buah seperti mangga, mentimun, blimbing, jambu, kerai, sosis, dan tahu, yang dibumbui sambal petis Madura.

Tapi setelah dicicip, ternyata bumbu rujak buah Patobin Teh Desi ini berbeda dari yang lain. Memiliki rasa cenderung manis dan pedasnya pas. Ada juga pilihan bumbu yang tidak pedas.

Harga rujak buah Patobin Teh Desi cukup murah hanya Rp15 ribu. Jenisnya ada rujak buah, bak-dabak, dan kripik singkong. Bumbunya ada yang pedas dan manis.

“Bumbunya saya racik sendiri dengan komposisi yang disesuaikan dengan orang Pamekasan. Petisnya, petis asli Madura. Jadi mungkin itu yang bikin beda. Alhamdulillah banyak yang suka,” ujar Desi saat ditemui di Cafe Patobin, Selasa (16/1/2024).

Setiap hari, Desi mampu menghabiskan petis 10 kilogram jenis buah-buahan masing-masing 6 kilogram. Dalam Sehari, Desi mampu menjual 90 porsi rujak buah dengan omzet di atas Rp1 juta/hari.

“Alhamdulillah rata-rata 90 porsi sehari, kadang lebih,” ungkap istri pemilik akun YouTube Binatangku itu.

Dani mengaku telah melakoni berbagai usaha, seperti dagang kopi, gorengan, hingga nasi pecel. Hingga akhirnya, Desi memilih untuk berjualan rujak buah dengan bumbu racikan sendiri di Cafe Patobin yang dirintis bersama sang suami.

“Pembeli rata-rata pegawai kantoran, mahasiswa, hingga penyanyi (singer). Tapi warga dari luar juga banyak, seperti dari Kowel, Nyalabu Daya, Kelurahan Jungcangcang, bahkan ada yang dari Kabupaten Sampang dan Sumenep. Jadi mereka itu kalau ke Pamekasan pasti mampir ke sini. Alhamdulillah, sudah banyak yang kenal,” ujarnya.

Selain jualan offline, Desi juga menjual secara online. “Itung-itung bantu ojol. Mudah-mudahan jadi jalan keberkahan,” terangnya.

Eka, salah seorang pembeli, mengaku setiap setiap ingin makan rujak pasti langsung pilihannya ke rujak buah Patobin Teh Desi. Menurutnya, rujak Desi enak, bumbunya legit dan pas.

“Rasanya bisa disesuaikan dengan selera, ada yang manis dan pedes, buahnya juga seger. Jadi, enak bisa minta sesuai selera kita,” ungkap Eka. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *