3 Agustus 2021

Ahmad Fais Sabilal, Kader HMI Cabang Istimewa Malaysia pilih ikut LK 2 di Jember, Begini Alasannya

(Foto: Alekos.id)
Yakusa.id – Ahmad Fais Sahilal, atau kerap disapa Fais menjadi kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Istimewa Malaysia pertama yang mengikuti Intermediate Training (LK) II di Jember.
“Iya benar, saya orang pertama dari Cabang Malaysia yang mengikuti Intermediate Training ini,” ungkap mahasiswa Ilmu Politik International Islamic University Malaysia.
Fais menjelaskan, alasannya mengikuti Intermediate Training di Jember karena HMI Jember terkenal dengan pengkaderannya yang berkesinambungan.
“Kawan-kawan HMI Jember ini terkenal dengan pengkaderannya yang berkesinambungan. Selain itu juga memiliki esensi ajaran intelektual, muslim, dan profesional yang cukup terkenal dikalangan HMI cabang se-Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Jember merupakan kampung halamannya. Ia adalah mahasiswa Malaysia asli Jember.
“Saya memilih LK II di Jember. Pertama rekomendasi dari senior-senior HMI Cabang Jember. Kedua karena rumah saya sendiri, saya asli Jember,” tuturnya.
Fais mengatakan, HMI Malaysia masih kekurangan SDM yang kompeten dalam mengelola organisasi. Ia berkeinginan untuk mendirikan Badan Pengelola Latihan (BPL) di cabangnya.
“Cabang Malaysia ini adalah cabang baru, maka perlu adanya pengokohan dari segi pengkaderan,” katanya.
“Untuk itu penting bagi kita semuanya, terutama kader Cabang Malaysia untuk mengikuti setiap jenjang training formal HMI. Bahkan, kalau perlu Senior Course (training instruktur),” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPL HMI Cabang Jember, Irwan Hidayat menuturkan, cabang baru tentunya harus memperkuat sumber daya manusianya dahulu agar bisa berkembang.
“Bicara tentang Cabang Malaysia itu adalah hal biasa, karena HMI skalanya bukan cuma nasional. Tapi sudah internasional,” tuturnya.
Irwan menyampaikan, yang terpenting kembali kepada komitmen awal, jauh-jauh dari Malaysia tidak menjadi persoalan. Ia berharap lulusan LK II dapat memberikan perubahan pada cabangnya.
“Poinnya adalah ketika dia (Fais) nanti lulus LK II, apakah siap membawa perubahan khususnya cabangnya sendiri,” kata Irwan.
“Saya berharap kepada yang bersangkutan mampu membawa dan memotivasi yang lain untuk bagaimana training menjadi kewajiban bagi kader HMI, bukan hanya sekedar saat ada kebutuhan berangkat jenjang training,” imbuhnya. (alekos.id/*)