11 April 2021

Banyak Masyarakat Ngeluh Soal Bansos, HMI Cabang Cilegon Buka Posko Pengaduan

Cilegon, Yakusa.Id – Sejak merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia banyak sekali masyarakat yang terdampak akibat penyebaran wabah tersebut. Salah satu wilayah yang menjadi korban terdampak Covid-19 ialah Kota Cilegon.

Sejak diketahui banyak masyarakat mengeluh tentang bantuan sosial (Bansos) pemerintah, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon membuka program Posko pengaduan Covid-19 untuk masyarakat Kota Cilegon yang bertempat di sekretariat HMI Cabang Cilegon di Jl. H. Abdul Rahim Link. Citangkil. RT/RW 04/01 Kelurahan Citangkil Kecamatan Citangkil Kota Cilegon.

Sejak digelar posko pengaduan covid-19 ini sudah ada beberapa warga yang melaporkan keluh kesahnya karena tidak mendapatkan bantuan dan lain sebagainya.

Ketua Umum HMI Cabang Cilegon Rikil Amri mengatakan, pendistribusian bantuan sosial baik berupa sembako maupun berbentuk uang ini menuai banyak kontroversial. Dari mulai data warga yang memperoleh tidak tepat sasaran, sembako beras yang sudah tidak layak, warga yang berkerumun saat mengambil bantuan dan tidak menerapkan physical distancing.

“Sungguh prihatin bantuan yang memang di prioritaskan untuk warga terdampak justru malah tidak tepat sasaran dan sembako beras yang tidak layak untuk di masak. Kami ini manusia bukan binatang jangan asal-asalan memberi bantuan, tolong tinjau kembali,
niat hati untuk berbagi justru malah menyakiti.” Ujarnya, Kamis (21/05/2020).

“Kami mengecam keras kepada Dinsos Kota Cilegon atau Pemerintah Daerah agar memferivikasi kembali bantuan yang akan di berikan kepada warga supaya tidak mengecewakan.” Imbuh Ketum HMI Cabang Cilegon tersebut.

Ist (Banner Posko Pengaduan Bansos HMI Cabang Cilegon)

Sementara itu, Didin Wahyudi selaku Koordinator Posko Pengaduan Covid-19 Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon mengatakan, tujuan dari program posko pengaduan covid-19 ini tidak lain adalah untuk menampung aspirasi atau keluhan masyarakat yang tidak menerima bantuan sosial di wilayah Kota Cilegon.

“Semoga dengan adanya program ini bisa menjadi salah satu proram yang akan membantu masyarakat dan pihak pemerintah daerah Kota Cilegon dalam melakukan pendistribusian Bansos dan pencegahan penularan Covid-19.” Kata Didin Wahyudi.

Untuk diketahui, program ini juga disambut baik oleh lembaga Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Banten sebagai lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggaran negara atau pemerintah. (sin/zen)