11 April 2021

Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan, KAHMI Pragaan Berikan Sembako pada Anak Yatim dan Dhu’afa

Sumenep, Yakusa.Id – Korps Alumni HMI (KAHMI) Pragaan menggelar bakti sosial (baksos) Minggu (10/5). Yakni, membagi-bagikan sembako pada kaum duafa dan anak yatim di Kecamatan Pragaan.

Terdapat seratus paket sembako yang dibagikan. Dalam satu paket berisi beras, minyak, dan mie instan. Selain penyerahan secara simbolis, sebagian diantarkan langsung ke rumah penerima.

Koordinator KAHMI Pragaan Rahmad Hidayat menyatakan, Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Hal itu yang menginspirasi anggota KAHMI Pragaan untuk menggelar baksos ini.

Apalagi, Ramadan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) mengakibatkan perekonomian masyarakat terpuruk. Penghasilan warga berkurang.

”Ini bagian dari ikhtiar kami dalam membantu warga yang kurang beruntung. Karena bantuannya sangat terbatas, yakni seratus paket, penerima kami seleksi secara ketat,” kata pria yang akrab disapa Yayak tersebut.

Dijelaskan, dana untuk baksos merupakan sumbangan dari anggota KAHMI Pragaan. Sebagian dana juga berasal dari alumni HMI di sejumlah daerah di Jawa Timur. Beberapa di antaranya pejabat negara.

”Alhamdulillah, teman-teman kompak. Mereka menyisihkan rezekinya untuk berbagi dengan kaum duafa dan anak yatim. Semoga dicatat sebagai amal baik di bulan mulia ini,” harapnya.

Menurut Yayak, KAHMI Pragaan sangat peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. Terutama, pembinaan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di Kecamatan Pragaan.

“Kami memiliki moto: Mengabdi untuk Bangsa Berbagi dengan Sesama. Insyaallah tanggal 17 mendatang kita akan menggelar bagi-bagi takjil. Insyaallah ada 300 paket yang akan dibagikan,” tutup Yayak.

Pengurus MW KAHMI Provinsi Jatim Tsabit yang juga berpartisipasi dalam kegiatan itu berharap para juniornya meluruskan niat. “Niat kita ingin membesarkan kaum duafa. Bukan mencari kebesaran dari kaum duafa,” terangnya.

Launching Logo Komisariat Ibnu Khaldun

Selain bagi-bagi sembako, pada momentum tersebut juga dilaksanakan launching logo HMI Cabang Sumenep, Komisariat Ibnu Khaldun Prenduan. Launching ini menjadi titik balik kebangkitan perkaderan di komisariat tersebut.

Ketua Umum HMI Cabang Sumenep Komisariat Ibnu Khaldun Imam Husein mengaku bersyukur. Harapan kader untuk memiliki logo sendiri terwujud. Dia berharap dapat memotivasi kader untuk berproses lebih baik.

”Sebenarnya HMI sudah punya lambang sendiri yang berbentuk huruf alif. Logo baru ini sebagai identitas kami untuk membedakan dengan komisariat lain,” katanya.

Logo tersebut dirumuskan oleh tim yang terdiri dari kader dan alumni HMI Cabang Sumenep, Komisariat Ibnu Khaldun. Antara lain, Moh. Subhan, Moh. Ali Ridwan, Zitqi, Syaiful, Syaikul Umam dll.

”Tiap komisariat memiliki visi dan misi berbeda. Kadernya mau dicetak seperti apa. Makna dalam logo itu tergambar jelas bagaimana kader-kader HMI Komisariat Ibnu Khaldun berposes,” tambah Moh. Subhan salah satu perumus logo. (*)