17 Mei 2021

Bulan Ramadhan Waktu yang Cocok Untuk Meninggalkan Kebiasaan Merokok

Penulis: Sylvanio De Navalle (Kader HMI Komisariat Keislaman UTM)

Bulan ramadhan merupakan bulan yang mulia bagi umat muslim, bulan dimana semua umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, yaitu tidak makan, tidak minum dan tidak melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan batalnya puasa. Dalam keseharian, tentu kita sering menjumpai orang merokok, yang terkadang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari (candu) dan jika berhenti merokok, pecandu pada umumnya sangat sulit untuk menghentikanya secara langsung.

Berikut adalah penggalan bahtsul masail Forum Bahtsul Masail yang digelar Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) sejak 23-24 Februari 2011 tentang hukum merokok:

Pertama: hukum merokok adalah mubah atau boleh karena rokok dipandang tidak membawa mudarat. Secara tegas dapat dinyatakan, bahwa hakikat rokok bukanlah benda yang memabukkan.

Kedua: hukum merokok adalah makruh karena rokok membawa mudarat relatif kecil yang tidak signifikan untuk dijadikan dasar hukum haram.

Ketiga: hukum merokok adalah haram karena rokok secara mutlak dipandang membawa banyak mudarat. Berdasarkan informasi mengenai hasil penelitian medis, bahwa rokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dalam, seperti kanker, paru-paru, jantung dan lainnya setelah sekian lama membiasakannya.

Sejatinya merokok merupakan perbuatan yang dapat merusak tubuh, dengan adanya kandungan kimia yang terdapat pada rokok dan bisa mendatangkan bahaya bagi pengonsumsi rokok.

Bulan ramadhan merupakan waktu yang cocok untuk meninggalkan kebiasaan merokok, karena sepanjang puasa, seseorang harus menahan diri dari hal-hal tersebut. Sedangkan di malam hari seseorang pecandu rokok bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang mubah seperti makan, minum, jalan-jalan, beribadah ke masjid, dan berkumpul bersama keluarga. Untuk mendukung seseorang untuk berhenti merokok hendaknya juga menjauhkan diri dari para pecandu rokok yang bisa mempengaruhi seseorang untuk kembali merokok.

Apabila seseorang telah belajar selama seblan penuh pada bulan ramadhan untuk meninggalkan rokoknya maka kesempatan atau moment ini menjadi penolong terbesar baginya untuk benar-benar meninggalkan kebiasaan merokok. Bulan ramadhan ialah kesempatan terbaik.

Waktu ini janganlah sampai dilewatkan oleh pecandu rokok yang ingin mengakhiri kebiasaan merokok selamanya.

*)Tulisan ini sepenuhnya tanggung jawab penulis, tidak menjadi tanggung jawab redaksi Yakusa.Id