10 April 2021

Covid-19 Makin Ganas di Bulan Ramadhan, HMI Ekonomi Unila Bantu Perekonomian Masyarakat

Kader HMI Ekonomi UNILA Saat Bagikan Nasi Bungkus untuk Sahur

Bandar Lampung, Yakusa.Id – Ditengah Wabah Covid -19 yang saat ini semakin melanda dunia, kondisi ini tidak menyurutkan para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung Komisariat Ekonomi Unila melakukan bakti sosial untuk membantu perekonomian masyarakat.

Para kader HMI Cabang Bandar Lampung Komisariat Ekonomi Universiatas Lampung (UNILA) tersebut membagikan nasi untuk sahur kepada masyarakat setempat yang dirasa membutuhkan, Minggu (26/04/2019).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan (PTKP) HMI Komisariat Ekonomi Unila tersebut dibagi menjadi tiga titik diantaranya, jalan Raden Intan, Teuku Umar dan Pangeran Antasari Bandar Lampung.

Para Kader HMI Komisariat Ekonomi Unila

Kepala Bidang (Kabid) PTKP HMI Komisariat Ekonomi Unila, Ridho Pangestu mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh HMI Komisariat Ekonomi tersebut dalam rangka menyambut bulan suci Ramdhan diitengah pandemi covid-19 yang membuatnya harus peduli sesama.

“Dengan kegiatan ini kita bisa menumbuhkan rasa peduli kepada sesama,” ujar Ridho saapan akrabnya.

Sementara itu, Mauldan Agusta Rifanda selaku Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung Komisariat Ekonomi Unila mengungkapkan, kegiatan berbagi nasi bungkus untuk sahur ini menjadi kegiatan rutin bulan Ramadhan.

“Hari ini kita bagikan 100 nasi bungkus untuk saudara-saudara kita yang kurang beruntung dan saat sahur mereka tetap harus bekerja diluar, seperti pemulung dan gelandangan,” kata Mauldan.

Mauldan juga membeberkan, bulan Ramadhan tahun ini sangat berbeda, pasalnya virus Corona yang sedang mewabah saat ini sangat memembawa dampak kesulitan Ekonomi bagi masyarakat yang bekerja harian.

Kader HMI Ekonomi UNILA Saat Bagikan Nasi Bungkus untuk Sahur

“Hal itulah yang membuat semangat temen2-teman untuk menghimpun dana dan menyalurkannya kepada yang membutuhkan,” kata mantan Gubernur BEM FEB Unila tersebut.

“InsyaAllah kegiatan ini akan terus berlanjut selama ramadhan, hari Senin InsyaAllah kita akan bagikan 100 nasi bungkus untuk berbuka puasa,” imbuhnya.

Dikatakan, Gerakan 10 ribu nasi bungkus ini memang nominalnya kecil, tapi jangan dilihat nominalnya, lihatlah nilai manfaatnya. Dari 10 ribu yang disumbangkan setidaknya sudah bisa membantu untuk mengganjal perut saudara-saudara dari rasa lapar sehingga mereka tetap kuat menjalankan ibadah puasa. (sin/zen)