22 Oktober 2021

Gelar Soft Launching pada 11 Juli, UICI Adakan Kuliah Umum dan Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

Jakarta, YAKUSA.ID – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) akan menggelar kuliah umum dengan tema “Digitalisasi Pendidikan Menyongsong Era Society 5.0” pada Minggu (11/07/2021). Acara ini sekaligus sebagai bagian dari soft launching UICI menyongsong Tahun Ajaran baru.

Sebagai pembicara, akan hadir Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Korps Alumni
Himpunan Mahasiswa Islam (MPT KAHMI) Prof. Harry Azhar Azis, Rektor UICI Prof. Laode M. Kamaludin, Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI / Rektor IPB) Prof. Arif Satria, dan Wakil Rektor UICI Prof. Jaswar Koto.

Kegiatan kuliah umum ini akan digelar secara online melalui aplikasi Zoom. Hal
ini mengingat kasus Covid-19 yang terus meningkat dan juga karena adanya
kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di
Pulau Jawa dan Bali.

Untuk mengikuti acara ini, peserta bisa melakukan pendaftaran di bit.ly/UICI2021 atau juga bisa mengikuti kuliah umum melalui YouTube di channel UICIofficial.

Selain mengadakan kuliah umum, dalam soft launching nanti UICI juga akan
memperkenalkan jajaran wakil rektor, peluncuran website dan media sosial
resmi, dan pembukaan pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.

Berdasarkan brosur yang diterima, untuk tahun akademik 2021/2022 ini, UICI akan membuka empat prodi, yaitu Bisnis Digital, Sains Data, Komunikasi Digital, dan Teknik Informatika.

Untuk gelombang I, pendafataran dibuka pada 12-24 Juli 2021. Ujian masuk
dilaksanakan pada 25 Juli dan pengumuman hasil ujian pada 31 Juli. Untuk mendaftar, para calon mahasiswa baru bisa mengunjungi laman pendaftaran di pmb.uici.id.

Seperti diketahui, UICI merupakan perguruan tinggi yang didirikan oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada 30 Desember 2020.
Sebagai perguruan tinggi yang masih baru, UICI mengusung brand Start Up
Digital University. UICI akan mengembangkan sistem pendidikan dengan metode Digital Integrated Learning System (DILS).

Metode ini akan mengintegrasikan Learning Management System (LMS) yang saat ini populer di Indonesia dengan Digital Simulator Teaching Learning System (DSTLS), dan didukung oleh teknologi Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR).

Dengan model pendidikan seperti ini, perkuliahan di UICI bisa diakses di mana
saja, kapan saja, dan dengan perangkat apa saja.

Reporter: Kholisin Susanto
Editor: Arifin