3 Agustus 2021

Harga Masker Meroket, HMI menduga ada Permainan Mafia

Ketua Umum Badko HMI Sumut, Muhammad Alwi Hasbi Silalahi
Yakusa.id – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatra Utara (Sumut) meminta agar pemerintah mengawasi masuknya mafia yang menyebabkan tingginya harga masker di Indonesia. 
Ketua Umum Badko HMI Sumut, Muhammad Alwi Hasbi Silalahi menilai, harga masker yang naik tidak wajar.
“Sekarang sudah tiga kali lipat harga masker, ini tidak wajar. Kenapa demikian di Indonesia ini? Oleh karena itu, kami meminta agar pemerintah mengawasi potensi bermainnya mafia masker,” ujarnya, Selasa (18/2/2020).
Muhammad Alwi Silalahi yang akrab disapa Hasbi itu menduga, adanya peran mafia yang menyebabkan tingginya harga masker. 
Untuk itu, Ia meminta agar pemerintah membuat regulasi agar proses perdagangan masker terhindar dari pengaruh mafia.
“Harusnya ada regulasi yang jelas yang dibuat pemerintah,” tegasnya.
“Kita duga kan ada peran mafia di naiknnya harga masker ini, pemerintah harusnya terjun melihat di pasar kenapa bisa mahal, dan jika ada oknum yang sengaja menimbun atau meninggikan harga masker, langsung diberi sanksi hukum,” sambungnya menegaskan.
Hasbi juga meminta Indonesia belajar dari Singapura yang harga maskernya tetap stabil meski permintaan masker meninggi karena adanya wabah virus corona.
“Di Singapura aja stabil, kenapa di Indonesia sangat tinggi kenaikannya,” tandasnya. (Mudanews.com/*)