17 Mei 2021

Hikmah Individu dan Sosial Masyarakat Dibalik Perintah Zakat

Penulis: Mahsus Sholeh (Kader HMI Komisariat Keislaman UTM)

Bulan Ramadhan adalah bulan yg penuh berkah, bulan yang penuh dengan ampunan serta bulan yg memiliki malam lebih baik dari seribu bulan yaitu malam lailtul qodr.

Dibulan ramadhan orang muslim selain berkewajiban berpuasa, juga ada kewajiban lain yang sangat bermanfaat secara sosial yaitu kewajiban membayar zakat. Zakat adalah merupakan salah satu rukan islam yang nomer empat. Zakat memiliki fungsi yg sangat komprehensif yaitu:

Pertama, membersihan hati muzakki dari sifat rakus dan kikir yang merupakan sifat hina serta menjadi watak manusia, sebagai mana ya g Firmankan alloh SWT:

خذ من اموالمهم صدقة تطهرهم

Yang artinya: Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka dari harta mereka.

Kedua, membersihkan mustahik dari sifat dengki, iri, dan amarah. Dimana rasa amarah dan dengki sering dipicu oleh kesenjangan yang ada dimasyarakat. Rasa amarah dan iri ini yang sering menyababkan faktor utama terjadi tindakan kriminalitas dan perampasan harta orang kaya oleh mereka yang merasa termarjinalkan. Dalam hal ini, zakat merupakan salah satu intrumen distrubusi kekayaan yang memperkecil kesenjangan tersebut.

Ketiga, fungsi zakat secara ekonomi Mikro dapat kita lihat dari peran zakat bagi mustahik. Dimana angka konsumsi meraka akan bergantung pada distribusi zakat. dengan kata lain zakat memiliki korelasi positif pada konsumsi mustahik. sebagaimana ini selaras dengan hadist.

زكاة الفطر طهرة للصائم من الصائم من اللغو والرفث وطعمة للمساكين .

“Zakat fitrah merupakan penyucian orang yang berpuasa dari omongan sia-sia dan pembuatan dosa, serta pemberian makanan bagi orang-orang miskin.” ( HR abu daud)

Hadist rosul disini dapat difahami bahwa zakat memiliki fungsi sebagai makanan bagi orang miskin. artinya zakat berfungsi sebagai tambahan memenuhi kebutuhan pokoknya. Dengan adanya zakat menimbulkan daya beli masyarakat naik sehingga menaiknya daya beli dalam ekonomi mikro disebut demand.

Demand naik terbukti adanya perputaran uang. semakin cepat perputaran uang maka itu akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dangan teori zakat eksistensinya dapat meninggkatkan pendapatan konsumen sehingga ketika pandapatan naik maka akan perngaruh terhadap permintaan.
sebab pendapatan naik dalam keadaan tidak Cateris Peribus menjadi faktor yang mempengaruhi kurva permintaan.

Zakat juga berpangaruh positif pada naiknya penawaran jika dilihat dari segi permintaan naik yg mangakibatkan kurva penawaran juga naik.

*) Tulisan ini tanggung jawab penulis, tidak termasuk bagian dari tanggung jawab redaksi Yakusa.ID