17 Mei 2021

HMI Cabang Sumenep Dinilai Sepelekan Perkaderan, Tiga Komisariat Surati PB HMI

YAKUSA.ID – Tiga komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sumenep mengirim surat pernyataan sikap kepada Pengurus Besar (PB) HMI. Tiga komisariat tersebut diantaranya, HMI Komisariat Lancaran, HMI Komisariat Paramadina dan HMI Komisariat Ibnu Khaldun, Selasa (20/04/2021).

Dikatakan dalam surat pernyataan sikap tersebut, ketiga komisariat itu menyatakan kekecewaan terhadap kinerja pengurus HMI Cabang Sumenep yang menyepelekan pentingnya pengkaderan.

Analisa dari ketiga komisariat itu menyatakan bahwa HMI Cabang Sumenep sudah mati suri dari segala sisi dan terus-menerus menyalahi konstitusi.

Maka melalui surat tersebut, pihaknya mendesak kepada PB HMI agar segera mengeluarkan surat karateker untuk menyelengarakan Konfrensi Cabang (KONFERCAB) sesuai ART HMI pasal 13 ayat 6. Apabila permasalahan ini tidak segera diatasi oleh PB maka akan terjadi pembusukan kaderisasi sehingga tiga komisariat itu dengan tegas akan menempuh jalur konstitusi.

Ketua Umum HMI Komisariat Paramadiana, Moh. Hifni mengatakan, permasalahan ini sudah melewati batas tidak wajar, karena kinerja pengurus HMI Cabang Sumenep sudah tidak maksimal dan menyalahi konstitusi yang seharusnya menjadi pegangan pokok dalam menjalankan organisasi.

“Saya tidak bisa membiarkan sesuatu yang jelas-jelas inkonstitusional bersemayam dalam tubuh himpunan kita. Maka dari itu, normalisasi kesemrawutan yang terjadi harus kita sikapi dengan benar demi menyelamatkan kaderisasi,” kata Hifni kepada Yakusa.Id, Kamis (22/04/2021)

Senada dengan Hifni, Ketua Umum HMI Komisariat Ibnu Khaldun, Imam Khozen mengungkapkan bahwa kinerja pengurus HMI Cabang Sumenep sangat menyulitkan pengurus di komisariat, sehingga banyak kegiatan kader di komisariat yang tidak stabil.

“Pada dasarnya banyak sekali permasalahan yang terjadi akibat tidak optimalnya kinerja Pengurus HMI Cabang Sumenep. Salah satunya ialah overdosis periode kepengurusan. Jika terus-menerus begini dampak buruknya pada kaderisasi,” jelasnya.

“Kami menuntut kepada Ketua Umum HMI Cabang Sumenep untuk secepatnya melaksanakan konfercab supaya HMI Cabang Sumenep tidak banyak berdosa pada keberlangsungan kaderisasi kedepan,” tegas Ketum HMI Komisariat Lancaran tersebut.

Berikut tiga poin permasalahan yang dijabarkan oleh tiga komisariat di Sumenep:

1. Tidak adanya monitoring pengkaderan dari pengurus cabang kepada komisariat-komisariat.

2. Tidak adanya sekretariat sehingga mengganggu jalannya roda organisasi.

3. Periode kepengurusan HMI Cabang Sumenep sudah melewati batas ketentuan konstitusi dan sudah sewajibnya untuk secepat mungkin menuntaskan problem organisasi serta segera menyelenggarakan Konfercab sesuai amanat ART HMI Pasal 13 ayat 6, demi kemaslahatan dan kelancaran roda kaderisasi.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Taufik