17 Mei 2021

HMI Komisariat Tarbiyah dan Insan Cita IAIN Madura Yasinan, Doakan Awak KRI Nanggala 402

YAKUSA.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Komisariat Tarbiyah dan Insan Cita IAIN Madura menggelar yasinan selepas shalat tarawih di Graha Insan Cita, Blok LMN, Perum Graha Kencana, Pamekasan, Minggu (25/04/2021).

Kegiatan yasinan itu dilakukan untuk mendoakan seluruh awak kapal dalam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/4/) dan tenggelam pada Sabtu (24/4), kemudian dinyatakan gugur oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah IAIN Madura, Raihan Iqbal mengatakan, hal itu dilakukan sebab diakuinya para awak kapal dalam KRI Nanggala 402 sebanyak 53 personil itu merupakan pahlawan bangsa yang gugur di medan tugas mulia.

“Ini patut untuk kita doakan bersama baik untuk para awak kapal KRI Nanggala 402 yang gugur di medan juang. Selain itu juga untuk keluarga yang ditinggalkannya,” katanya.

Menurutnya, selain itu, dari 53 personil awak kapal dalam KRI Nanggala 402 itu ada salah satu senior HMI yang juga turut dalam kecelakaan tersebut yakni Lettu Imam Adi.

“Beliau adalah senior HMI Fakultas Hukum Universitas Brawijaya tahun 2009,” ungkapnya.

“Maka sudah sepatutnya kita untuk mendoakan beliau selalu bagian dari keluarga besar Himpunan ini,” imbuhnya menegaskan.

Lebih lanjut, Iqbal mengatakan, yasinan dan doa bersama ini akan terus dilakukan selama tujuh hari kedepan.

“Selain doa bersama dan yasinan. Tadi juga dilaksanakan sholat ghaib.” Pungkasnya.

Untuk diketahui, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu petang, menyatakan 53 awak kapal KRI Nanggala-402 dinyatakan telah gugur.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri atas 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo.

Dalam jumpa pers di Bali, Sabtu (24/4), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan status KRI Nanggala-402 telah menjadi subsunk (tenggelam) setelah tim pencari melakukan pencarian selama 72 jam.

Kondisi KRI Nanggala-402 yang karam di perairan utara Pulau Bali pada kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut terbelah menjadi tiga bagian.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Taufik