14 Juni 2021

HMI Tantang Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Sidak Tempat Hiburan Malam

YAKUSA.ID, Cilegon – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Cilegon menantang Wali Kota Cilegon Helldy Agustian untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Tempat Hiburan Malam (THM).

Hal ini merupakan respond HMI Cabang Cilegon terhadap pemkot Cilegon yang sedang gencar-gencarnya melakukan sidak ke OPD ruang lingkup pemerintahan.

Ketua Umum HMI Cabang Cilegon, Rikil Amri meyampaikan, sangat mengapresiasi atas tindakan wali kota Cilegon yang sidak ke OPD-OPD setiap pagi, supaya disiplin dan tidak makan gajih buta karena korupsi waktu.

“Namun saya lebih mengapresiasi jika Bapak Walikota Cilegon Helldy Agustian berani sidak ke Tempat Hiburan Malam, karena menurut info yang saya dapat pasca lebaran ini ada THM yang mulai beroperasi,” katanya Jum’at (21/05/2021).

HMI meminta wali kota Cilegon untuk bertindak tegas dalam hal tersebut. Selain melanggar protokol kesehatan, kata Rikil Amri, hal itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2003 tentang Perizinan Penyelenggaraan Hiburan, yang membatasi soal jam tayang atau operasional THM yang masih sering dilanggar dan jual beli miras.

“Khususnya soal jam operasional yang melebihi ketentuan, yakni batasnya hanya sampai pukul 24.00 WIB serta jual beli miras,” imbuh Rikil.

Lebih lanjut, Rikil menilai, sebagai kader umat dan bangsa ia merasa miris melihat Kota Cilegon yang dikenal Kota Santri tapi marak akan tindakan yang mengarah pada perbuatan maksiat.

“Untuk itu, HMI Cilegon mendorong Pemkot Cilegon lebih serius dan menantang Wali Kota Cilegon untuk sidak ke THM dan berani tegas dalam menjalankan aturan yang berlaku. Terlebih dalam situasi penyebaran Covid-19 yang mematikan,” tegasnya.

Menurut Rikil, jika perlu ia akan intruksikan seluruh kader HMI Secabang Cilegon untuk mengawal Wali Kota Cilegon sidak ke THM.

“Saya siap komandoi seluruh kader HMI membawa panji hijau hitam untuk sweeping ke THM. Jangan-jangan juga banyak Oknum ASN ataupun Oknum Anggota Dewan yang sering datang ke THM,” ujarnya.

“Saya rasa Kota Cilegon belum bisa dikatakan Modern dan Bermartabat jika masih marak tempat maksiat.” Tandasnya.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Taufik