14 Juni 2021

KAHMI Dorong Pembangunan Ekonomi, Khofifah: Ini Masukan Strategis Bagi Pemprov Jatim

YAKUSA.ID – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur terus mendorong pemerintah provinsi Jawa Timur terkait percepatan pembangunan dan dinamika ekonomi.

Hal itu dibuktikan dengan digelarnya serangkaian diskusi pembangunan ekonomi di masa pandemi pada pembukaan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) KAHMI Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (28/5/2021).

“Ini akan menjadi masukan yang sangat strategis bagi Pemprov Jatim yang sekarang sedang mengurai kembali dari mandat Perpres No 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jatim juga ada kaitan dengan UU Cipta Kerja,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat sambutan.

Khofifah berharap hasil rangkaian diskusi tersebut bisa menjadi bahan masukan strategis bagi Pemprov Jatim untuk bersama melakukan lompatan kebijakan dalam hal percepatan penyejahteraan ekonomi masyarakat.

“Interaksi pemikiran mudah-mudahan akan bisa difollow up menjadi program yang bisa memberikan satu pergerakan ekonomi yang positif, konsultif bagi Jatim khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jatim, Bawon Adhi Yitoni menjelaskan, perhelatan Muswil V KAHMI Jawa Timur akan berjalan selama tiga hari mulai 28-30 Mei 2021 di Magetan.

Sebagai organisasi tempat berhimpunnya intelektual potensial alumni berbagai kampus, KAHMI telah membuka pola pemahaman baru. Tentang bagaimana sumbangsih para alumni ini dalam pembangunan dan pemberdayaan di Jatim.

“Tadi sudah dinyatakan oleh ibu gubernur, jadi ada diskusi masalah pembangunan yang nanti akan menjadi rumusan dan akan kita sumbangkan untuk menjadi kebijakan Pemprov Jatim,” ungkap Bawon.

Selain menentukan program-program KAHMI selama lima tahun ke depan, Muswil juga akan menjadi penyambung kepengurusan 2021-2026.

Bawon menyebut, saat ini ada 26 kandidat presidium yang telah memenuhi syarat administratif dari 31 kandidat yang ada. Seluruh kandidat merupakan alumni HMI Jatim. Koordinator presidium nantinya juga diharapkan sosok yang memiliki visi nyata.

“Dari 31 kandidat ini yang memenuhi syarat secara administratif ada 26 orang dan ini bagus semua,” kata Bawon.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Arifin