11 April 2021

Kala Mawar Menjelma di Balik Fajar

Foto Ist (Kompasiana.com)

Karya : Kader HMI Cabang Pamekasan Komisariat Tarbiyah IAIN Madura

Rinduku tak pernah padam
Meski gumpalan badai terus menerjang
Meski rintangan terus saja mengurung kita
Dibawah kaki perhelatan

Kau tahu..
Cintaku akan terus subur dalam pesona yang tak dapat mereka raba
Biarkan mereka menilai setiap rasa yang kita punya
Bahkan menyudutkan kita pada titik gelap dunia
Tapi keyakinan cinta takkan pernah sirna
kau harus tahu, setiap pagiku tak pernah luput dari rindu
Satu kata yang terus bermunculan dibalik sadarku
Satu rasa yang dengannya terlahir beribu bahagia

Sekali lagi kau harus tahu..
semula ‘Rindu’ itu bisa ku kurung dikedalaman hatiku
Tatkala matahari terbit, dia menjelma menjadi mawar
Aku tak pernah menyentuh karena kelopaknya terlalu rapuh
Cukup ku pandang saja, hingga rinduku perlahan tak gaduh

Sesekali ku merenung tentang bagaimana kisah rindu adam dan hawa hingga diatap tursina
Sesekali ku bertanya tentang beratnya rindu qois pada laila
Sesekali ku tersenyum menyaksikan kesetiaan musthafa dan khadijah
kesabaran zulaikha menanti yusuf
dan dimasa depan, dunia akan kembali mengenang
Heroiknya kisah cinta “Cintaku padamu.. Dinda..”