14 Juni 2021

Kembalikan Giroh HMI, Shoim Akan Optimalkan Badan-Badan Khusus

YAKUSA.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sedang kehilangan taring khususnya soal perkaderan dan kemandirian organisasi, apalagi di era disrupsi. Badan-Badan Khusus didalam tubuh HMI seharusnya bisa dioptimalkan dalam rangka mengembalikan giroh perjuangan HMI sebagai Kawah Candradimuka.

Hal tersebut ditekankan Kandidat Ketua Umum PB HMI Periode 2021-2023 Moh. Nur Aris Shoim yang lokus visi-misinya ada pada kewirausahaan dan perkaderan. Menurutnya, maksimalisasi fungsi dan peran Badan-Badan Khusus akan digalakkan dan direalisasikan untuk menjawab tantangan jaman.

“Di era disrupsi, proses peralihan dari industri 4.0 ke society 5.0 semakin mengaburkan eksistensi organisasi kemahasiswaan seperti HMI. Kita di himpunan saat ini, perkaderan dan kemandirian organisasi lemah. Badan-Badan Khusus penting untuk diperhatikan dan dimaksimalkan dalam penguatan Himpunan,” tuturnya (Surabaya, 20/03/21).

Shoim yang juga Ketua Bidang Kewirausahaan dan UMKM PB HMI mengungkapkan bahwa hari ini yang bisa mengembalikan dan menjaga giroh perjuangan HMI, yaitu Badan-Badan Khusus seperto Korps HMI-Wati (KOHATI), Lembaga Pengembangan Profesi (LPP), Badan Pengelola Latihan (BPL), dan Badan Penelitian dan Pengembangan (BPL).

“Menjadi keniscayaan bagi kita untuk memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada Badan-Badan Khusus. Kedepannya, mereka ini yang menjadi andalan himpunan, membawa organisasi semakin moderen, semakin mandiri serta semakin permpertajam dan memperluas wawasan tri-komitmen HMI. Mereka jangan dipandang sebelah mata,” lugasnya.

Ibaratnya, lanjut Shoim, mereka ini adalah pilar-pilar atau tiang-tiang yang menjadi penyangga atau pengokoh kuatnya rumah Himpunan. Bayangkan, ungkapnya, selain Kohati, BPL dan Balitbang, terdapat 10 LPP yang sebenarnya bisa menjadi lembaga strategis dalam mengantarkan Himpunan menjawab tantangan globalisasi yang semakin kencang.

“Ada Lembaga Dakwah (LDMI), Lembaga Pers (LAPMI), Lembaga Teknologi, (LTMI), Lembaga Ekonomi  (LEMI), Lembaga Kesehatan (LKMI), Lembaga Pendidikan, (LAPENMI), Lembaga Seni Budaya (LSMI), Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBHMI), Lembaga Pertanian (LPMI), Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam (LEPPAMI). Kohati, BPl, Balitbang dan 10 LPP serta pengurus HMI setingkat harus bersinergi dan berkolaborasi dalam ritme dan frame yang sama,” tegasnya.

Anggota dan alumni HMI, menurutnya, perlu bahu membahu dalam memajukan organisasi dengan menghidupkan dan memajukan Badan-Badan Khusus. Harapan penguatan pegerakan dan perkaderan serta mewujudkan kemandirian organisasi, Shoim percaya ada pada mereka.

“Anggota HMI perlu menyadari bahwa Badan-Badan Khusus begitu penting dalam mendukung peningkatan kualitas personal dan organisasi. Anggota perlu aktif dan melalui proses di badan-badan khusus sesuai dengan minta dan bakat mereka. Alumnipun penting kiranya selalu memberikan dukungan baik moral maupun non-moral kepada mereka. Jika nantinya saya memimpin PB HMI, Badan-Badan Khusus inilah yang menjadi salah satu prioritas handal,” pungkasnya. (Rilis Tim Kandidat Ketua Umum PB HMI Periode 2021-2023 Moh. Nur Aris Shoim)