Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Mei 2022 15:08 WIB ·

Ketum PSI Kota Binjai Diduga Lecehkan Wanita Inisial IAP, Aktivis HMI: Perbuatan Biadab


 Ketum PSI Kota Binjai Diduga Lecehkan Wanita Inisial IAP, Aktivis HMI: Perbuatan Biadab Perbesar

MEDAN, Yakusa.id – Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Binjai AR dilaporkan ke Polres Binjai.

Ia dilaporkan lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap IAP.

Menyikapi hal ini, Muhammad, salah aktivis HMI sekaligus mahasiswa yang ada di Kota Binjai mengecam keras aksi cabul yang diduga dilakukan oleh AR oknum Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Binjai.

Kata Muhammad, Polres Binjai harus segera menangkap AR jika terbukti melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap IAP.

“Perbuatan biadab yang diduga dilakukan AR harus segera dituntaskan. Sebab, perbuatan tersebut telah mencederai hak-hak kaum perempuan yang semestinya dilindungi bukan jadi santapan yang tak bermoral,” kata Muhammad kepada wartawan. Sabtu (14/5/2022).

Aktivis HMI itu juga mewanti-wanti agar kasus ini jangan sampai terjadi perdamaian. Di mana, perbuatan AR sangat mencoreng hak-hak IAP sebagai seorang perempuan.

“Polres Binjai harus serius menangani kasus ini. Jika terbukti benar, maka harus menghukum pelaku sesuai Undang-undang, karena perbuatan itu tidak pantas dibiarkan,” ucapnya.

Menurutnya, isu pencabulan hingga pelecahan seksual terhadap perempuan akhir-akhir ini sedang marak terjadi. Namun, sangat disayangkan isu tersebut malah terjadi di Kota Binjai, yang mana sebentar lagi menuju ulang tahun Kota Binjai.

“Seharusnya beliau sebagai salah satu tokoh politik di kota Binjai mendukung terwujudnya kota Binjai yang maju, berbudaya dan religius. Perbuatan AR sangat disesalkan, karena hal yang terjadi justru perbuatan yang sangat memalukan,” tandasnya.

Diketahui, peristiwa terjadinya pelecehan seksual dialami seorang wanita IAP dan bertempat tinggal di Perumahan DL Sitorus, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai selatan, Kota Binjai, terjadi pada tanggal 16 Nopember 2021.

Kala itu, IAP bersama temannya S sedang nongkrong di Pirates Coffe yang berada di dalam Binjai Super Mall (BSM).

Tiba-tiba, datang AR memperkenalkan diri. Saat perkenalan, terjadilah percakapan antara IAP, S dan AR. Di mana, AR mengatakan kepada IAP, bahwa dirinya terkena guna-guna.

Untuk meyakinkan IAP, AR mengaku sebagai paranormal dan bisa membantu untuk menyembuhkan guna-guna yang ada di dalam tubuh IAP, dengan syarat membeli delapan botol air mineral aqua.

Mendengar pernyataan AR, IAP pun merasa ketakutan dan percaya bahwa AR mampu menyembuhkan apa yang disebutkan AR kepadanya.

IAP lalu mengatakan kepada AR, bahwa dirinya mau untuk diobati dan menyanggupi syarat untuk membeli delapan botol air mineral aqua sebagai perantara untuk mengobati penyakit guna-guna yang disembuhkan AR.

“Catat nomor handphone saya. Saya mau ke Rambong. Nanti, kalau kakak sudah sampai rumah, kabari,” kata AR kepada IAP.

Sesampainya dirumah, IAP lalu menghubungi AR melalui handphone.

“Kami sudah di rumah. Aqua sudah dibeli,” kata IAP kepada AR.

“Ya udah, ini aku kesitu,” jawab AR. Sesampainya di rumah IAP, AR lalu mengambil satu botol air mineral aqua yang dibeli IAP.

Seolah-olah memantrai air mineral yang dipegangnya, AR lalu mengatakan kepada IAP agar segera mandi menggunakan air yang dimantrainya.

“Kakak diguna-gunai orang. Mandi kakak pakai air ini sedikit, dengan membaca syalawat tiga kali sebelum mandi,” kata AR kepada IAP.

Perintah AR lalu dilaksanakan IAP. Selesai mandi, AR meminta IAP untuk masuk ke kamar.

Di dalam kamar, AR menyuruh IAP untuk segera mematikan lampu kamar.

AR beralasan, lampu dimatikan agar IAP tidak ketakutan jika nantinya ada hantu yang keluar.

Saat lampu dimatikan itulah, IAP mulai mendapat perlakuan dugaan pelecehan seksual.

Dimana, IAP merasa perut, payudara dan lehernya diraba oleh AR. “Sudah naik gak nafsunya,” tanya AR kepada IAP, sambil meminta IAP untuk menatap mata AR.

“Gak ada, biasa aja. Gak ada kurangnya pun,” jawab IAP. Setelah itu, AR menyarankan kepada IAP agar besok pagi bersetubuh dengan pacarnya atau dengan siapa saja.

“Kalau gak dilakukan itu kakak, sama aja gak ada hasilnya pengobatan ini,” kata AR kepada IAP.

Pada tanggal 17 Nopember 2021, IAP baru merasa bahwa dirinya telah dibohongi dan merasa malu atas perlakuan yang dilakukan AR.(Yakusa.id- 14)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Madura United FC Lakukan Pemusatan Latihan di Jakarta

28 Mei 2022 - 03:39 WIB

Badan Karantina Pertanian Tolak Sapi Jawa masuk Madura

27 Mei 2022 - 23:56 WIB

Akses Informasi Seputar Peternakan Minim di Situs Pemkab Pamekasan

27 Mei 2022 - 23:45 WIB

Sabtu Besok, Musyawarah Daerah MD Forhati Pamekasan Digelar

27 Mei 2022 - 20:01 WIB

Cerita Yunita Agustini, Sosok Perawat di Taiwan yang Kuliah di UICI

27 Mei 2022 - 16:54 WIB

Indonesia Berduka, Buya Syafi’i Ma’arif Tutup Usia

27 Mei 2022 - 12:49 WIB

Trending di Nasional