3 Agustus 2021

KOHATI Cabang Salatiga Gelar Upgrading Kepengurusan dan Raker

YAKUSA.ID – Pasca dilantik pada 27 Februari 2021 lalu, kini pengurus Koprs HMI-Wati (KOHATI) Cabang Salatiga Periode 2021-2022 tancap gas dengan menggelar upgrading kepengurusan dan rapat kerja (raker) dalam rangka melaksanakan program kerja kedepan.

Upgrading Kepengurusan dan raker yang mengusung tema “Sinergitas HMI dalam Memperkuat Salatiga Kota Smart City” itu digelar di Di gedung YDIC HMI Cabang Salatiga.

Turut hadir dalam kegiatan itu seluruh jajaran pengurus KOHATI Cabang Salatiga. Hadir pula Ketua Umum KOHATI Badko Jateng & DIY, Dzikrina Aqsha Mahardika yang sekaligus jadi pemateri pada acara tersebut.

Ketua Umum KOHATI Badko Jateng-DIY, Dzikrina Aqsha Mahardika dalam pemaparannya mengatakan, menjadi pengurus KOHATI harus memiliki niat, mentalitas dan jangan mudah baperan.

“Pengurus KOHATI yang berkualitas harus akademis, organisatoris dan agamis,” katanya, Minggu (07/03/2021).

Dikatakan, implementasi dari akademis yaitu pengurus KOHATI harus berprestasi di kampus, tidak hanya pandai bicara tapi kosong isinya. Kemudian organisatoris itu, pengurus KOHATI harus patuh terhadap AD/ART dan saling support serta mengapresiasi sesama pengurus.

“Karena organisasi bukan tempat untuk saling bersaing,” ujarnya.

Ketum KOHATI BADKO Jateng-DIY, Dzikrina Aqsha Mahardika saat menjadi pemateri pada Upgrading Kepengurusan dan Raker KOHATI Cabang Salatiga di Sekretariat HMI Cabang Salatiga, Minggu (7/3/2021).

Dan terakhir, lanjut perempuan berparas cantik itu menjelaskan, implementasi dari agamis yakni selain menjalankan kewajiban beribadah, pengurus KOHATI harus bisa jaga diri, jaga sikap dan tidak berperilaku tercela.

Sementara Ketua Umum KOHATI Cabang Salatiga, Rifaul Awaliyah, mengatakan, pengurus KOHATI yang tidak bersungguh-sungguh, bisa memundurkan diri sekarang. “Agar bisa diresuffle atau digantikan dengan pengurus lain,” tegas dia.

Lebih lanjut, Rifa menjelaskan, proker unggulan dari Pengurus KOHATI Cabang Salatiga Periode 2021-2022 diantaranya akan dibentuknya KCC (Kohati Care Conseling) yang bertujuan mengadvokasi para kader HMI Cabang Salatiga, dengan target dapat memberikan solusi atau arahan dalam segala bentuk permasalahan.

“Tentunya KKC ini akan kita hadirkan consellor atau pihak yang ahli, dan dibantu dengan para alumni yang akan menjadi dewan penasehatnya,” katanya.

Proker unggulan selanjutnya yaitu KOHATI Cabang Salatiga akan membentuk desa binaan sebagai wujud pengabdian KOHATI kepada masyarakat yang bekerjasama dengan KOHATI Komisariat se-Salatiga dengan bentuk kegiatan mengajar TPA, Bimbel atau pelatihan-pelatihan lain yang dapat menunjang masyarakat desa setempat.

Selain dibentuknya KKC dan desa binaan ini, juga akan dibentuk Kelas Bahasa khusus HMI-Wati, tujuannya untuk meningkatkan potensi HMI-Wati dalam berbahasa asing.

“Dan tentunya akan ada proker-proker rutinan seperti diskusi bersama kader perempuan dari Cipayung Plus, dan diskusi tentang isu-isu keperempuan serta pelatihan-pelatihan lain yang dapat menunjang potensi HMI-Wati,” tandasnya.

Reporter : Riza Puspita Sari
Editor : Taufik