14 Juni 2021

Kohati Cabang Selong minta Pemkab Lombok Timur Tekan Pernikahan Anak

YAKUSA.ID – Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Selong meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menekan angka pernikahan anak dan beberapa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta kasus stunting.

Hal itu disampaikan saat melakukan aksi audiensi ke kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Senin (31/5/2021).

Ketua KOHATI Cabang Selong, Deby Sulistyo Budi Rahayu Lestari mengatakan, beberapa kasus tersebut masih butuh perhatian lebih oleh pemerintah Lombok Timur.

“Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini, kasus-kasus serupa baik perkawinan anak usia dini, kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tergolong tinggi untuk daerah Lotim,” katanya.

Untuk itu, diperlukan upaya yang serius baik dari pemerintah maupun masyarakat secara umum untuk meminimalisir terjadinya kasus-kasus serupa.

Kohati Cabang Selong, kata Deby, menawarkan program KPPA (Kohati Peduli Perempuan dan Anak) dimana program ini akan dilakukan di desa yang memiliki angka perkawinan anak dan kekerasan terhadap perempuan tertinggi di Lombok Timur.

Program tersebut, lanjut Deby, dapat disinergikan dengan program DP3AKB Lotim untuk menurunkan dan bahkan mencegah terjadonya kasus perkawinan anak, kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sementara DP3AKB Lotim menyambut baik atas tawaran program Kohati Cabang Selong guna menekan angka perkawinan anak dan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lotim.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Arifin