11 April 2021

KOHATI Komisariat Peternakan Korkom Brawijaya Malang Gelar LKSG Se-Jatim

Yakusa.Id – Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Malang Koodinator Komisariat (KORKOM) Brawijaya Komisariat Peternakan menggelar Latihan Kader Sensitif Gender (LKSG) Tingkat Regional Jawa Timur di Gedung Graha Yakusa, Jl. KH.Hasyim Asy’ari NO.159, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari ini dibuka dengan Stadium General yang diisi langsung oleh Uzlifah selaku Nominasi Perempuan Inisiator Jawa Timur, Kamis (01/04/2021) kemarin.

Tampak hadir, Mukhlis Ali (Ketua Yayasan Insani Yakusa Indonesia) Khairul Rasyad (Sekretaris Umum HMI Komisariat Peternakan Brawijaya), Suci Puji Lestari (Ketua Umum Kohati Komisariat Peternakan Brawijaya), segenap pengurus HMI Komisariat Peternakan Brawijaya dan puluhan peserta LKSG dari berbagai daerah se-Jawa Timur.

Ketua Umum Kohati Komisariat Peternakan Brawijaya, Suci Puji Lestari menyampaikan, adanya kegiatan LKSG ini berfungsi sebagai kegiatan non formal sebagaimana dijelaskan pada Pedoman Dasar Kohati (PDK) bahwa kohati memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman gender terhadap kaum perempuan dan laki laki terkhusus pada HMI-Wan dan HMI-Wati.

“Tujuannya kegiatan ini dapat menunjang goals untuk mengatasi permasalah gender yang akan mengantarkan pola pikir kader HMI, membuat sebuah kebijakan untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender dalam menjawab problematika keumatan dan kebangsaaan di era milenial,” kata Suci sapaan akrabnya, Jum’at (02/04/2021).

Lebih lanjut, Suci mengungkapkan, LKSG ini merupakan sebuah upaya Kohati untuk mendidik kaum perempuan dan mengajak mereka untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan peradaban di semua sektor.

Dikatakan, sejumlah kegiatan dalam peningkatan peran perempuan hari ini banyak tidak maksimal, sehingga mengakibatkan beban berganda-ganda bagi perempuan tanpa hasil yang menguatkan kedudukan perempuan itu sendiri.

“Ketimpangan gender sering kali sangat sulit untuk diperkarakan karena berbagai hal. Oleh karenanya perlu pemahaman gender agar sesuai dengan goals dari keadilan gender sendiri dengan melalui kegiatan face to face seperti ini,” jelasnya.

Suci juga menyatakan, di era saat ini biasanya kerap kali terjadi ketidakadilan terhadap oleh perempuan, terutama ketidakadilan dalam dunia pendidikan.

“Sehingga LKSG ini tetap dilaksanakan walaupun ditengah pandemi covid 19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Kohati Komisariat Peternakan Brawijaya, Alif Oktavina Nurjannah mengungkapkan, di tengah kondisi pandemi covid 19 ini, peserta LKSG tetap diharapkan bisa mengambil pemahaman kesetaraan dan keadilan gender dengan sebuah strategi pembangunan disegala lini sehingga dapat diterapkan di cabangnya masing-masing.

“Dengan adanya LKSG ini semoga dapat menjadi motivasi untuk komisariat, korkom, dan cabang yang lain agar tetap semangat mengadakan kegiatan gender meskipun kita sedang menghadapi pandemi covid 19,” harapnya.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Taufiq