11 April 2021

Kreatif, HMI Cabang Pontianak Komisariat IKIP buka Rumah Konveksi SKM

Yakusa.id – Generasi milenial selalu memiliki ide cemerlang dan ketangkasan dalam menerjang tantangan zaman ynag dihadapinya, misalnya, dalam mengelola dunia kewirausahaan.
Salah satunya yakni kader HMI Cabang Pontianak komisariat IKIP ini. Baru-baru ini mereka membuka usaha mandiri. 
Usaha yang diberi nama Rumah Konveksi SKM (Sablon Kaos Murah) ini tidak lain untuk menguatkan finalsial daripada komisariatnya. 
Rumah produksinya ini berada di sekretariat HMI Cabang Pontianak Komisariat IKIP, di Jalan Ampera Komplek Ari Karya Indah 8 Blok D2.
Rumah Konveksi SKM ini melayani diantaranya, pembuatan jaket, jumper, kaos, Pakaian Dinas Harian (PDH), training, topi, bendera, slayer, kaos futsal, seragam sekolah dan baju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Untuk memudahkan pemesanan para pelanggannya, mereka juga sudah menyiapkan sosial media berupa Instagram yakni, Rumah Konveksi SKM (Sablon Kaos Murah).
Ketua Umum HMI Cabang Pontianak Komisariat IKIP, Soleh Anto berharap, melalui keberadaan Rumah Konveksi SKM ini, Kader HMI di komisariatnya ini mampu mendanai setiap kegiatan penunjang pengkaderan anggota komisariat.
“Harapan besarnya mampu menciptakan beasiswa untuk adek-adek komisariat lewat hasil penjualan,” terangnya, Selasa (25/02/2020) kemarin.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak Komisariat IKIP, kata Soleh Anto, memiliki departemen Kewirausahaan Pengembangan Profesi (KPP).
“Fungsi departemen KPP yaitu untuk mengasah, bakat, potensi, dan minat kader dalam dunia kewirausahaan ataupun keprofesian,” jelasnya.
“Tidak hanya Rumah Konveksi SKM, adek-adek HMI Komisariat IKIP juga mempunyai bisnis makanan ringan yang diproduksi sendiri yang diberi nama Cemilan Kita yang masih dikelola sampai sekarang,” imbuhnya.
Sementara Departemen KPP, Maulana mengungkapkan bisnis Cemilan maupun Rumah Konveksi SKM bertujuan mengembangkan minat kader di dunia kewirausahaan.
“Sekarang sangat sulit mendapatkan pekerjaan, dengan meningkatkan wawasan di dunia kewirausahaan kita bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri,” ujarnya.
Menurut dia, saat ini sudah banyak pengusaha muda sukses yang bisa dijadikan contoh, dengan ide-ide baru dalam membuka lapangan pekerjaan dan media online yang memudahkan khalayak untuk membuka bisnis.
“Tidak seperti zaman dulu, membutuhkan kantor atau tempat untuk membuka bisnis,” katanya (TribunPontianak.co.id/*)