25 September 2021

LEPPAMI Buka Jalur Baru Menuju 4 Puncak Latimojong, Menteri Parekraf: Ini Bisa Jadi Mitra Pemerintah

YAKUSA.ID – Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) HMI bersama Kaldera Indonesia dan Warga Lokal membuka jalur baru menuju atap Sulawesi, 4 Puncak di Pegunungan Latimojong.

Pencapaian tersebut sangat disambut baik oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (MENPAREKRAF RI) Sandiaga Salahudin Unu.

Hal itu ia sampaikan saat membuka ekspedisi ini secara simbolis bersama perwakilan beberapa kepala daerah seperti Gubernur Sumatera Barat, Bupati Agam, dan Bupati Lumajang.

“Saya sangat sepakat dengan konsep Pariwisata Hijau dan itu bagian daripada trend global yang tak terhentikan. Oleh karena itu anak-anak mudalah yang harus menjadi pemenangnya. Disini Kaldera dan HMI kita harapkan ini bisa jadi mitra kita ke depannya,” ujar Sandi, Jum’at (16/07/2021).

Direktur Eksekutif BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Muhammad Jusrianto menyampaikan, ada 3 puncak yang bisa dicapai dan dinikmati sebelum sampai ke puncak Rante Mario melalui jalur LEPPAMI.

“Kelebihan jalur baru ini, yaitu selain kaya akan vegetasi alam dan pemandangan sepanjang jalan, juga para pendaki bisa menikmati 4 puncak di pegunungan Latimojong, mulai dari Buntu Batu (3185 Mdpl), Bubundirangkan (3217 Mdpl), Nene Mori (3397 Mdpl) dan Rante Mario (3478 Mdpl),” kata Jusrianto.

Sementara itu, Founder Kaldera Indonesia Azam Rofiullah menegaskan, ekspedisi ke gunung tertinggi di Sulawesi tersebut menjadi gunung pertama yang didaki dari program yang digagasnya, yaitu Grreen Tourism Expedition: Marathon 35 Gunung.

“Semoga program ini berdampak signifikan pada pariwisata hijau,” kata pria yang juha kader LEPPAMI HMI tersebut.

Menurut Azam, Pariwisata Hijau merupakan masa depan Pariwisata Indonesia, karena negeri ini diberkahi keindahan alam yang luar biasa dan tetap harus dijaga kelestariannya jika tetap ingin berwisata ke alam.

“Kita juga harus mempersiapkan diri menyambut era Enviroment 6.0 di mana semua kegiatan kita akan berbasis eco-friendly, maka sektor pariwisata harus bersiap dari sekarang. Maka penting sekali dukungan dari pemerintah untuk mensukseskan kampanye ini,” tandas Azam.

Selain itu, Direktur Eksekutif LEPPAMI HMI Cabang Enrekang Herman berharap besar agar jalur yang digagas oleh LEPPAMI ini bisa menjadi jalur alternatif yang strategis dan menarik bagi para pendaki yang berkunjung ke Puncak Rante Mario.

“Apalagi vegetasinya masih sangat asli dan bisa menikmati lingkungan tempat hidup anoa dari Pos 5 ke puncak Nene Mori dan dari Nene Mori ke Pos 7 jalur umum (Karangan),” katanya.

Leppami HMI Cabang Enrekang berharap, dengan adanya jalur baru ini para pendaki yang melewati bisa menikmati keindahan alam dan mampu menjaga kebersihan seperti membawa pulang sampahnya.

“Apalagi melihat jalur umum khususnya di Lapangan diatas Pos 7 sampah begitu banyak berserakan,” pungkas Herman.

Diketahui sebelumnya, ekspedisi pegunungan Latimojong yang membuka jalur baru ini dilakukan oleh 21 kader LEPPAMI HMI Se-Indonesia, dimulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa sampai Sulawesi, selama 4 malam 5 hari dari 11-15 Juli 2021. Waktu normal melewati jalur baru ini dengan melewati jalur karangan adalah 3 hari.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Arifin