11 April 2021

Lupa pada Tuhan

Oleh : Adinda Ajhen (Kader HmI Cabang Ambon)

Sore itu.
ketika mataku menatap pada dinding langit. Ada sepotong senja yang telah kembali pada rahim bumi, bertanda bahwa suara gemuru malam akan tiba.

Seketika itu,
kupingku menangkap suara suci ayat al-Qur’an diatas menara langit, di iringi bersama alunan gelombang nyayinya binatang malam, yang bertanda bahwa siang hampir berlalu.

Suara azan pun terus berkumandan.
memanggil para mahluk bumi untuk bersujud pada sang pencipta, namun meraka sibuk bergandengan tangan dengan cinta, membawa cinta dalam jiwa, tapi tidak menyatukan cinta dalam doa.

Mereka memilih berdiam diri bersama alunan roda zaman, yang membawa mereka berputar dalam dunia nyaman, sehingga mereka lupa pada panggilan Tuhan.

Tak ku sangka, ada manusia-manusia baru yang memilih diam di atas panggilan Tuhan, mereka berpaling dari panggilan Tuhan, memberi pesan tanpa kesan, bangga dengan pujian.
Hingga mati di atas kebencian.

Seketika Tuhan marah, Tuhan murka atas apa yang telah kau janjikan bersama Tuhan dalam kandungan ina.

Tuhan tidak meminta untuk di dusta.
Tapi Tuhan meminta untuk di cinta, cinta terhadap Tuhan, cinta terhadap ina, cinta terhadap tanah, cinta terhadap sesama manusia.