2 Agustus 2021

Merajut Kebersamaan, Octy Mengajak Seluruh Kandidat untuk Berelaborasi

YAKUSA.ID – Musyawarah Nasional Kohati PB HMI Ke XXIV telah menginjak pada agenda penandatanganan pakta integritas di BPSDM Surabaya, Sabtu, (20/03/2021).

Seluruh kandidat hadir di Aula BPSDM Surabaya termasuk Octy Avriani Negara. Berlangsungnya Agenda ini sebagai bentuk telah dimulainya serangkaian Musyawarah Nasional Kohati PB HMI.

Octy Avriani Negara, kandidat dengan nomor urut 4 mengungkapkan bahwa komponen penting dalam Pelaksanaan Program teruntuk Kohati yaitu perkaderan dan literasi teruntuk membina HMI Wati dalam membersamai visi yang ia gaungkan, Elaborasi Kohati Profesional Menuju Organisasi Futuristis.

Dengan misi yang ia rumuskan dengan 5 hal penting yaitu pertama mewujudkan kepemimpinan KOHATI yang berintegritas, berkompeten dan humanis melalui penguatan kultur taat asas dengan pemahaman aturan pada mekanisme organisasi.

Kedua, mendorong platform perkaderan KOHATI dalam menjalankan peran-peran strategis sebagai muslimah inteligensia. Ketiga, mempersiapkan HMI Wati berkarakter, berdaya, dan berkarya dengan usaha-usaha masif, kreatif dan inovatif dalam mewujudkan kemandirian KOHATI berbasis keilmuan dan teknologi.

Keempat, menjalankan pergerakan moderat dalam kehidupan beragama upaya harmonisasi gerakan perempuan lintas agama dengan menjadikan KOHATI sebagai pelopor gerakan sosial pembaharuan.

Kelima, sebagai misi yang paling penting yaitu memperat Ukhuwah Keluarga Besar KOHATI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kelima visi yang ia rumuskan ialah merupakan upaya merajut kembali himpunan khususnya Kohati upaya membina muslimah berkualitas insan cita.

Sebuah elaborasi yang digaungkan oleh Octy merupakan upaya merajut kembali keberhimpunan secara bersama-sama yang harus disadari oleh seluruh elemen Kohati, bahwa sebuah kebersamaan ini harus dimulai dari para Kandidat.

“Agenda Munaskoh ini memang akan melahirkan kepemimpinan yang baru, tapi tetap itu tidak boleh menjadikannya hanya lahir satu pemimpin, bahwa seluruh kandidat harus berelaborasi untuk bisa melahirkan kepemimpinan yang dapat membawa Kohati menuju organisasi futuristis,” ucap Octy.

Sesuai visinya, Octy hendak membawa Kohati menuju organisasi futuristis yakni organisasi masa depan yang tentu tidak luput dari kemajuan teknologi dan keharusan adaptasi dengan perkembangan digitalisasi yang diiringi dengan kemampuan literasi khususnya di ranah perkaderan Kohati.

Octy juga menambahkan bahwa upaya ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri olehnya maka harus diikhtiarkan bersama-sama baik elemen Kohati PB HMI, Kohati HMI Badko, Kohati HMI Cabang, Kohati HMI Koorkom, hingga Kohati HMI Komisariat juga Bidang Pemberdayaan Perempuan di tingkat Komisariat yang masih belum terbentuk Kohati yang tentu ini bukan menjadi peran pengurus tapi seluruh elemen HMI-Wati. (*)