11 April 2021

Misteri Dukhan Terjadi di 15 Ramadhan 2020

Oleh: Nur Aini (Mahasiswi IAIN Madura, Fakultas Tarbiyah, Prodi Pendidikan Bahasa Arab)
Editor: Hasiyah

Istilah dukhan, merupakan salah satu nama surat dalam Al- Quran yaitu surah ad- dukhon, yang artinya kabut/ Asap , yang gelap, tebal, tidak ada oksigen, dan teramat panas sehingga mengakibatkan bumi gelap gulita selama 40 hari 40 malam. Rosulullah SAW pun menyebutkan bahwa dukhon merupakan suatu tanda besar akan tibanya hari kiamat, dan sesuatu yang haq sebagaimana disebutkan dalam al- quran dan hadist yaitu tanda munculnya ad- dukhon tanda akan tibnaya hari kiamat.

Dalam riwayat Hudzaifah, Nabi Muhammad bersabda, Dukhan itu memenuhi timur dan barat. Tinggal selama 40 hari. Untuk orang mukmin, mereka terkena paparan sehingga seperti orang pilek. Sementara orang kafir, seperti orang mabuk. (Tafsir at-Thabari, 25/68). Dan setelah gelap selama 40 hari, maka bumi mengalami cuaca yang kacau selama tiga tahun; Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal adalah tempo waktu tiga tahun yang sangat sulit, pada waktu itu manusia akan ditimpa kelaparan yang sangat.

Dalam suatu hadis, disebutkan Dukhan terjadi di hari Jumat bertepatan dengan pertengahan Ramadan. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Masud yang diriwayatkan oleh Nu’aim bin Hammad di dalam kitab Al-Fitan I/228, No. 638, dan Alauddin Al-Muttaqi Al-Hindi di dalam kitab Kanzul Ummal, No. 39627. Yang berbunyi Bila terdengar suara dahsyat terjadi pada bulan Ramadhan, maka akan terjadi suatu huru-hara pada bulan Syawal, semua suku akan saling berselisih pada bulan Zulqadah, pertumpahan darah terjadi pada bulan Zulhijah dan Muharam, dan apa itu Muharam? Pada bulan itu banyak manusia yang terbunuh. Rasulullah sampai mengulanginya tiga kali. Para sahabat pun bertanya, Suara dahsyat apa itu, Rasul? Rasulullah menjawab, Suara keras yang terjadi pada pertengahan bulan Ramadhan, yaitu tepatnya malam Juma’at, itu suara dahsyat yang nanti akan mengagetkan orang-orang yang sedang tertidur, membuat orang yang berdiri menjadi duduk, para wanita terhempas keluar dari kamarnya, pada malam Jumat di tahun tersebut banyak terjadi gempa bumi. Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh di hari Jumatnya, maka masuklah ke dalam rumah, kunci pintu- pintu rumah, tutup lubang-lubangnya, lindungi diri kalian dengan selimut, tutuplah telinga kalian. Jika kalian merasakan suara dahsyat, maka agungkanlah Allah dengan bersujud, dan berdoa subhanal quddus, subhanal quddus, rabbunal quddus. Orang yang melakukan hal tersebut itu akan selamat, dan yang tidak melakukannya akan celaka.

Namun belakangan ini media social digemparkan dengan kabar bahwa dukhon akan terjadi di malam jumaat, atau jumaat di pertengahan ramadhan 2020/ 1441 H, karena diperkirakan tahun ini (2020) pertengahan Ramadhan tepat pada hari jumaat. Bahkan isu ini, dihubungkan dengan jatuhnya meteor besar yang akan menabrak bumi, sehingga mengeluarkan suara yang dahsyat dan mengakibatkan terjadinya dukhon, dan seluruh penduduk bumi akan musnah.

Bahkan kabar tersebut telah meresahkan masyarakat, hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah desa di kabupaten Pamekasan yang melakukan tradisi, yaitu dengan memberikan beras yang disertai paku, kepada anak yatim, hal ini dilakukan tepat di awal ramadhan guna memohon keselamatan, semoga dijauhkan dari musibah tersebut, yang perlu menjadi titi tekan dari kabar tersebut bahwa 15 ramadhan jatuh pada hari jumaat bukan hanya terjadi pada tahun ini, namun juga di terjadi tahun sebelumnya. Dan kabar tersebut juga beredar di tahun sebelumnya.

Bagaimana tanggapan ulama mengenai kabar dan hadist yang beredar? Hadits yang menjelaskan tentang hal ini lumayan banyak dengan bermacam-macam Lafadz dan riwayat, meskipun kebanyakan riwayat bermasalah bahkan dihukumi palsu oleh ulama Hadits sekelas AI-Imam Ad-dzahabi, saya masih tidak berani menarik kesimpulan karena ya gitu, Riwayat Hadits “15 Ramadhan” bermacam-macam dan mempunyai banyak jalur, apalagi AI-Habib Abu Bakar AI-Masyhur ( pakar sejati tanda- tanda akhir zaman) mengatakan bahwa peristiwa “15 Ramadhan” ini memang benar disebutkan dalam sebuah hadits. . Dalam Hadits tersebut hanya disebutkan tentang dentuman keras dan huru-hara di pertengahan Ramadhan, sama sekali tidak disebutkan Meteor jatuh, Komet, apalagi Dukhon yang merupakan salah satu tanda utama kiamat (menurut banyak ulama Dukhon akan datang setelah keluarnya Dajjal, Imam Mahdi dan Nabi Isa .

Lantas bagaimanakah sikap kita menanggapi kabar tersebut? Yaitu untuk tetap tenang tidak panik dengan isu tersebut. Karena perkara tersebut haq mutlaq Allah yang tidak ada satupun yang tau kapan terjadinya, tugas kita hanya mempersiapkannya dengan senantiasa mendekatkan diri dan memaksimalkan ibadah kepada Allah. “Jadi, tentang kabar 15 ramadhan tahun ini cukup kita ilmui, dan ketahui, tapi tidak dijadikan akidah dan keyakinan,”.

*Artikel ini sepenuhnya tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Yakusa.Id