Menu

Mode Gelap

Opini · 20 Nov 2021 15:01 WIB ·

MUI Layak Dibubarkan?


 MUI Layak Dibubarkan? Perbesar

Oleh : Ponirin Mika (Ketua Lakpesdam MWCNU Paiton dan Anggota Community of Critical Social Research, serta Dewan Pakar Forum Pemuda dan Mahasiswa Gelaman, Arjasa, Kangean, Sumenep)

Salah satu organisasi yang memiliki tugas yang besar selain organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Persis dan lainnya, yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Organisasi yang dibentuk pada masa orde baru oleh presiden Soeharto ditengarahi sebagai alat politik untuk menguasai umat islam. Dan tentu sebagai wadah untuk mempersatukan umat islam dari berbagai paham dan aliran. Tidak sedikit orang-orang mengira bahwa MUI dikala itu sebagai alat politik orde baru untuk menguasai seluruh rakyat dari berbagai agama, aliran dan paham.

Dalam memainkan kekuatan politik orde baru sangat lihai, dan tidak bisa ditandingi. Ini pula menunjukkan bahwa politik orde baru mencengkram segalanya, demi melanggengkan kekuasannya. Tapi dari hari ke hari MUI tengah melakukan upaya untuk memberikan kontribusi terutama soal mempersatukan anak bangsa tanpa melihat perbedaan paham keagamaan. MUI pula yang memiliki peran sentral pada isue-isue penting yang dialami bangsa Indonesia.

Dari perjalannya, MUI menunjukkan posisi penting, dari segala hal termasuk diantaranya mengeluarkan fatwa keagamaan. Kepengurusan MUI diisi oleh para orang-orang intelektual hebat, para alim ulama, para cendikiawan muslim dari berbagai aliran keagamaan. Karena memang MUI dibentuk salah satu diantaranya adalah mewadahi tokoh agama dari berbagai aliran.

Beredarnya tagar yang meminta MUI dibubarkan terasa kurang adil. Memang oknum MUI saat ini ada yang ditangkap densus 88 karena ditengarahi terlibat terorisme. Sebenarnya isu ada oknum MUI yang terpapar paham radikal telah lama, namun baru-baru ini densus menangkapnya.

Ada sebagian orang mengira bahwa tertangkapnya oknum yang di duga terlibat paham yang terlarang ini merupakan by desain dari pemerintah untuk memukul para orang-orang yang dianggap “dibenci” oleh penguasa saat ini.

Saya kira pembubaran MUI bisa dilaksanakan apabila terbukti di tubuh MUI menjadi gerbong teroris. Tapi jika tidak terbukti dan atau karena ada oknum terlibat, maka sangat naif apabila harus membubarkan MUI. Lebih baik MUI bersih-bersih dari para pengurusnya yang terbukti atau terindikasi memiliki paham radikal apalagi terbukti menjadi teroris. Wallahua’lam.

*Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tuhan Maafkan, Saya Belum berislam

18 Januari 2022 - 06:52 WIB

Gus Yahya dan Harapan Masa Depan NU

10 Januari 2022 - 05:00 WIB

Tahun Baru; Proyeksi HMI Untuk Masa Depan Indonesia

2 Januari 2022 - 16:21 WIB

Inilah Pemenang Lomba Menulis Melestarikan Budaya Merawat NKRI

30 Desember 2021 - 16:14 WIB

Ada Aboge di Kangean

28 Desember 2021 - 09:29 WIB

Gus Yahya dan NU

26 Desember 2021 - 13:53 WIB

Trending di Opini