22 Oktober 2021

Munas LAPMI PB HMI IX di Bogor Diwarnai Aksi Walkout

Bogor, YAKUSA.ID – Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IX untuk memilih kepemimpinan baru. Munas kali ini diwarnai aksi walkout dari sejumlah peserta Munas.

Sejumlah peserta Munas menyatakan menolak hasil Munas yang telah menentukan kepemimpinan baru. Alasannya, karena pengurus Bakornas LAPMI dan Steering Committee (SC) dinilai tidak menunjukkan kredibilitasnya sebagai penyelenggara.

Dirut LAPMI Cabang Kota Bogor, Rizky Maulana Yusuf menjelaskan, sejak awal digelarnya Munas LAPMI secara daring dan luring ini tidak tentu arah.

Kendati Panlok hajat dua tahunan siap melaksanakan di Kota Bogor, namun sikap pengurus dan SC dengan yang terkesan main-main dalam pagelaran Munas tersebut membuat berjalan tak jelas.

“Munas yang diletakkan di Gedung Wisma Nusa Bangsa ini kosong tanpa ada satupun panitia di lokasi,” katanya, Rabu (6/10/2021).

Dijelaskan, pada kondisi inilah, kredibilitas dipertanyakan. Terlebih ketika arena Munas yang sebelumnya diletakkan di Gedung Wisma Nusa Bangsa ini dipindah ke daerah lain tanpa kesepakatan peserta sidang.

“teman-teman dari beberapa cabang juga mempertanyakan kelayakan panitia penyelenggara munas ini. Bagaimana tidak? panitia secara sepihak memindahkan arena persidangan tanpa kesepakatan dari peserta,” lanjutnya.

Atas dasar itu, pihaknya menekankan kepada panitia untuk segera memperbaiki sistem yang sudah menyalahi konstitusi ini.

“Oleh karena itu saya selaku direktur utama LAPMI Cabang Kota Bogor menolak keras keberlanjutan agenda munas lapmi IX sebelum adanya i’tikad baik dari penyelenggara untuk memperbaiki dosa yang telah mereka perbuat” Tutup Rizky.

“Walkout adalah pilihan terbaik bagi kami. Hal ini demi nama baik BAKORNAS LAPMI,” tegasnya.

Adapun beberapa cabang yang walkout dari Munas LAPMI PB HMI IX ini antara lain; Lapmi Cabang Jakarta Raya, Banda Aceh, Merauke, Malang, Bogor, Kota Bogor dan Lapmi Cabang Mataram.

 

Reporter: Kholisin Susanto

Editor: Imron Maulana