11 April 2021

PB HMI: Sejarah Akan Adili Jokowi Jika Gagal Atasi Covid-19

Presiden Joko Widodo, (foto: okezone.com)
Yakusa.id – Merespon Epidemi wabah covid-19 yang semakin meluas dan hampir tidak mampu terkontrol saat ini, pengurus besar Himpunan mahasiswa Islam (PB HMI) menilai hal ini akan menjadi jebakan mematikan bagi kepemimpinan presiden Joko Widodo di periode keduanya ini.
“Rakyat sudah memiliki semua alasan untuk secara tegas mengevaluasi kegagalan demi kegagalan pemerintah dalam mengendalikan permasalahan bangsa, dan hanya dibutuhkan sedikit waktu lagi untuk menyaksikan rezim ini berakhir,” ungkap wakil bendahara umum PB HMI Sadam Syarif di Jakarta pada Senin (23/03/2020) kemarin.
Wakil Bendara Umum PB HMI, Sadam Syarif mengatakan bahwa, Ketidaktegasan pemerintah dalam menghentikan arus masuk tenaga kerja asing khususnya asal China di beberapa wilayah, menurut Sadam, adalah salah satu catatan memalukan bagi pemerintah di tengah kebuntuan global dalam mengendalikan epidemi mematikan ini. 
“Pemerintah secara kemanusiaan, tidak pernah secara serius menempatkan keselamatan rakyat di atas kepentingan ekonomi yang cenderung menguntungkan korporasi,” tegasnya.
Menurutnya pria asal Nusa Tenggara Timur ini jika tidak hati-hati wabah covid 19 akan secara sistemik menciptakan labirin kepemimpinan paling mematikan bagi presiden Jokowi. 
“Kita semua menyadari, bahwa secara makro, kondisi ekonomi nasional semakin tak terkendali bahkan tanpa gangguan wabah covid 19, sementara di sisi lain, hegemoni partai politik koalisi DPR dalam merumuskan kebijakan tidak secara siginifikan mengakomodir kepentingan rakyat kecil-menengah khususnya kaum buruh,” urai Sadam.
Sangat penting bagi Bangsa ini untuk memahami kemungkinan terburuk pada fase kritis ini, sejarah bisa saja akan mengadili Jokowi jika gagal mengendalikan epidemi wabah covid 19 berikut dampaknya secara sosial dan ekonomi. (*)