11 April 2021

Peduli Masyarakat, HMI Cabang Sumenep Galang Dana

Sumenep,Yakusa.Id – Dalam rangka peduli penanggulangan pandemi Covid 19, HMI Cabang Sumenep melakukan pengawalan terhadap bantuan insentif ekonomi pemerintah, Minggu (26/04/2020).

Ketua Umum HMI Cabang Sumenep, Moh. Syaihol Hadi, menyampaikan, di tengah situasi pandemi ini bantuan-bantuan insentif rumah tangga seperti BPNT atau yang berubah menjadi Program Sembako dan proyeksi BLT DD menjadi sangat pokok dan urgen. Maka dari itu kami memilih jalan ini untuk berkontribusi sehingga bantuan sesuai prosedur dan tidak disalahgunakan.

Seperti halnya bantuan sembako beberapa waktu lalu justru banyak sekali diluar prosedur, penyelewengan, dan keluhan dari beberapa KPM, dan masalah ini hampir rata di semua kecamatan dan desa.

“Ditengah Covid 19 penyaluran program sembako non PKH justru disinyalir dimanfaatkan oleh oknum supplier, agen e-Warong, dan TKSK” Ungkap Ketua Umum HMI Cabang Sumenep.

Selain kericuhan yang terjadi di Desa Sapeken, dan Desa Kapedi. Laporan dan keluhan rupanya terjadi di semua desa seperti di Desa Bakeong terkait tidak adanya hak memilih belanja sembako, dan slip belanja mengingat batas maksimal belanja sebesar 150.000 per-KPM.

“Dalam hal penyikapan ini, HMI Cabang Sumenep bersurat kepada instansi daerah, Pemda, Dinsos, dan APIP Daerah untuk mengevaluasi dan menindak” Tambah pemuda pimpinan HMI di Sumenep tersebut.

Pihaknya menambahkan bahwa HMI Cabang Sumenep juga sudah menyiapkan regulasi dan beberapa bukti penyelewengan untuk tahapan selanjutnya. Sesuai pedoman umum program tahun 2020 sanksi bisa berlaku sesuai peraturan pemerintah nomor 48 tahun 2016.

Disamping itu Ketua Bidang PPD HMI Cabang Sumenep juga menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan beberapa LSM di desa dan karangtaruna Desa, berikut meminta seluruh kader HMI dan alumni yang tersebar di desa untuk bersinergi melakukan pengawasan secara mandiri.

“Kami telah bersinergi dengan berbagai pihak untuk menggoptimalisikan pengawalan ini dan akan terus terkoordinasi sehingga pengawalan ini dapat tercapai secara utuh” ungkapnya lugas. (*CN)