25 September 2021

Pembunuhan Bocah di Kampung Kamirie, HMI Cabang Sidrap: Para Orang Tua harus lebih Waspada Mengawasi Anak

Yakusa.id – Kasus pembunuhan bocah di Kampung Kamirie, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattangpulu, Kabupaten Sidrap, menuai kecaman dari berbagai kalangan.Tak terkecuali, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidrap.

Menanggapi kasus tersebut, Ketua umum HMI Cabang Sidrap, Rivaldi menyatakan kecaman keras terhadap tindakan pelaku yang tidak manusiawi itu.
“Kasus ini mesti diusut tuntas,” tegasnya, Kamis (13/2/2020) malam.
Rivaldi berharap, para orang tua menjadikan persitiwa ini sebagai pelajaran untuk lebih waspada dalam mengawasi anak.
“Semoga kasus seperti ini tidak terulang kembali di Bumi Mallomo tercinta,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pelaku berinisial AC (17), warga Jl Banteng, Kelurahan Sawitto, Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Ia juga terdata sebagai salah seorang sales di PT Selecta Mandiri Sejahtera.

Ia diamankan lantaran terindikasi kuat sebagi pelaku yang menghabisi nyawa seorang anak bernama Muh Al-Viqri (9).
Sebelunmnya, korban ditemukan tewas di bak mandi rumahnya. Tepatnya Rabu (12/2/2020) siang.
Dalam keterangannya, pelaku mengaku bahwa telah melakukan perbuatan penganiayaan terhadap korban bernama Al-Viqri (9).
Peristiwa itu bermula saat pelaku menawarkan produk alat rumah tangganya di rumah korban, Kampung Kamirie Desa Mattirotasi, Kecanatan Wattangpulu, Kabupaten Sidrap, Rabu (12/2/2020) siang.
Namun saat itu, pelaku tiba-tiba hendak buang air besar. Ia pun meminta izin kepada pemilik rumah untuk ke kamar belakang (WC).
Saat di WC, ternyata persediaan air yang ada dalam bak kamar mandi minim. Ia pun meminta tolong kepada korban untuk membuka kran air yang berada di luar kamar mandi.
Setelah itu, pelaku memanggil dan mengajak korban untuk masuk ke dalam kamar mandi. Tek berselang lama, pelaku pun berusaha untuk memaksa korban melakukan hubungan badan (sodomi). Namun, korban berusaha untuk melarikan diri dan melawan.
Karena merasa khawatir perbuatannya diadukan, pelaku pun langsung menghabisi nyawa korban dengan tragis. Ia memasukkan korban ke dalam bak dan menekan kepalanya ke dalam air, hingga tidak bernyawa. (Tribun timur/*)