11 April 2021

Perempuan yang membawa Gerobak di Kepalanya

Perempuan yang membawa Gerobak di Kepalanya
Karya : Hasiyah (Kader HMI Cabang Pamekasan Komisariat FKIP UNIRA)
Perempuan yang membawa gerobak dikepalanya adalah ibu 
Malam-malam tempatnya tidur basah oleh adonan pastel
Esok, ketika matahari menyingsing keatas kepala tapaknya menjauh ke arah barat
Ia tak mencatat lelah, dan yang telah lewat 
Ketika malam tiba, kuingin menyelinap dalam tidurnya yang sepintas
Kemudian bangun mengeja ngigau, tentang masa depan yang takkan tertindas
Di sudut matanya yang lenggang
Aku berdiri dengan gerimis dimataku
Tak sempat ia saksikan aku dengan seragam rapi,
Ia telah pergi menyisakan bungkusan masa depan diatas tungku berkobar api 
Dan dari jendela kubayangkan ia mengusap langit yang mengeriput 
Sambil mengirim pesan pendek “ Aku tinggalkan anakku sejenak, bawa ia pada kesuksesan”
Tak dapat kupastikan lagi mataku berbinar karena sinar, atau sekelebat rasa nan memar
Ibu, gerobak yang kau bawa dikepalanya adalah dunia
Tempatku menjadi kenyataan setelah menakar khayal
Sambal racik mencerminkan jalanmu yang pelik 
Urap adalah semangatmu nan tak terucap
Dan kemudang adalah jiwamu nan tak pernah tumbang
Pamekasan, 19 September 2019