25 September 2021

Periode Kepengurusan HMI Cabang Pamekasan Lampaui PB HMI

YAKUSA.ID, Pamekasan – Sejak dilantiknya pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan pada tanggal 7 Juli 2018 lalu, hingga saat ini genap mencapai 3 tahun lebih. Bahkan sudah melampaui periode kepengurusan PB HMI yang hanya 2 tahun.

Hal itu sangat disayangkan oleh seluruh kader himpunan, karena selama 3 tahun HMI Cabang Pamekasan yang dinahkodai Akhmad Hokim ini benar-benar tidur pulas seperti anak kambing yang sedang disusui induknya.

Tidak jelasnya program kerja dan lamanya seorang pemimpin duduk di kursi kekuasaan, hal itu menjadikan nama HMI Cabang Pamekasan sangat tercoreng di mata publik khususnya di lingkup organisasi mahasiswa se Kabupaten Pamekasan.

“Mungkin ketua umum dan pengurus HMI Cabang Pamekasan sedang sakit (amnesia), atau memang sengaja melupakan tanggung jawabnya,” kata salah kader HMI Cabang Pamekasan yang enggan disebutkan namanya, Senin (19/07/2021).

Meskipun pada tanggal 27 Juni 2021 lalu sempat diselenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab), namun kegiatan tersebut hanya dibuka dan entah berjalan atau tidak. Semuanya amburadul dan tidak ada kejelasan kapan akan dilanjutkan.

Pria berinesial IM itu juga menyayangkan sifat keras kepala pengurus HMI Cabang Pamekasan yang sama sekali tidak pernah memikirkan kaderisasi, sehingga dengan kejamnya mereka memotong regenerasi.

Diantara ratusan kader, tidak sedikit yang mengecam HMI Cabang Pamekasan sedang mati suri. Alasan apa lagi yang menyebabkan lamanya ketua umum menjabat dan mengulur waktu untuk duduk manis di atas kekuasaan.

“AD/ART hanya menjadi tumpukan aturan yang menjadi pajangan dan tidak mau diaplikasikan. Ingat, HMI ini milik semua kader. Bukan hanya milik mereka yang sedang duduk di atas struktural,” jelasnya.

Dengan terjadinya kekacauan periode kepengurusan HMI Cabang Pamekasan ini, IM menekan kepada semua pengurus untuk melakukan muhasabah diri, seberapa besar dosa yang dilakukan kepada seluruh kader HMI.

“Mari sama-sama memikirkan regenerasi selanjutnya. Jangan hanya ambisi jabatan kemudian hilang seperti ditelan cacing tanah. Kalian harus bertanggung jawab atas masalah ini.” Tandasnya.

Reporter: Kholisin
Editor: Arifin