3 Agustus 2021

Ramadhan di Langit Al-Quds

Ist (Foto: Republika)

Oleh : Survia Eva Putriani ( Kohati Cabang Pekanbaru Komisariat Super )
Editor: Hasiyah

Masih samakah fajar yang berufuk di sudut tanah Al-quds ?
Masih berselimut dukakah hingga Ramadhan hendak bertatap muka ?
Masihkah langitmu bergemerlap dengan lintasan roket yang bercahaya ?
Masihkah tembok-tembokmu berhiaskan darah yang segar membara ?
Masihkah dentuman peluru melahap, mengoyak jiwa dalam kubangan air yang di pandang tidak berharga ?

Hingga terpintas dalam benak ingin mendengar kabar dan bertanya
Bagaimana kabar Ramadhan di langit negeri para syuhada ?
Masih samakah kisah hari lalu dengan guratan takdir yang hendak bercerita ?
Masihkah pupus harapan hendak bercengkrama dengan keluarga ?

Sepertinya detik masih menunjukkan waktu yang sama
Dunia Islam telah lama memburam, dikiblat pertama masih menyuburkan tanah dengan darah
Masih merindukan pelita yang telah lama hilang entah kemana
Tapi ku lihat api tauhidmu tidak pernah padam, langkahmu tidak pernah surut, Ramadhan tetap kau kejar dengan mengalungkan bunga.
Tetap menghiaskan langit dengan gema takbir yang membahana
Sampai sejarah tetap mencatat, Ramadhan di langit Al-quds masih dengan cerita yang sama.