3 Agustus 2021

Rintihan Harap Penduduk Negeri (Covid-19)

Ist Foto (Wapresna.com)

Karya: Survia Eva Putriani (Kohati Cabang Pekanbaru Komisariat Super)
Editor: Hasiyah

Pertiwi sedang berduka, berlinang dengan air mata lara
Kapan cerita ini akan usai ?
Telah banyak pahlawan Negeri yang tergadai
Dari nyawa, pikiran, waktu, tenaga mengiringi takdir yang melambai
Doa kian melambung, lembayung mata turut mewarnai
Rasanya ini sebuah kutukan terhadap penghuni bumi yang sering tidak sadar diri
Di usia bumi yang renta, kata menzalimi tidak pernah mati
Mungkin ilahi telah muak dengan tingkah laku yang melampaui
Hingga penampar dari segala penjuru dan lapisan untuk kembali

Ya Ilahi…
Maafkan kami yang sering melukai pertiwi
Bahkan kufur dengan nikmat yang diberi
Jadikan ini gadam untuk kami bermuhasabah diri
Terima sembah sujud kami yang sering membawa duri
Ya Ilahi, kami mohon akan kebesaran hati
Angkatlah bencana ini, hanguskan tanpa tersisa.
Ya Ilahi andai kami tidak bersandar padaMu
Kaki tidak akan mampu melangkah dan berpijak di tanah ini
Ya Ilahi…
Dengan merendahkan diri berharap semua kembali berseri
Cukuplah ini sebagai tragedi atas kelalaian diri
Doa kami masih sama, harap kami masih menanti