10 April 2021

Surat Cinta Dari Demisioner Ketum Kohati Tarbiyah Untuk HMI-Wati Cabang Gowa Raya

Penulis : Herlina Herman

Teruntuk seluruh kader Kohati HMI Cabang Gowa Raya (Cagora), sedih rasanya melihat perbincangan Ayunda-ayunda sekalian di group WA SilaturaHMI Kohati Cagora Ada yang menjadi kompor untuk terus menyalakan sumbunya, ada yang saling menyalahkan, ada yang sudah melontarkan kata kasar, tidakkah ayunda ayunda berfikir bahwa ada kami adik-adikmu yang butuh arahan, yang butuh solusi, yang butuh motifasi.

Sekarang bukan lagi saatnya membahas siapa salah siapa yang benar, ini gerbong siapa itu gerbong siapa, tapi marilah saling merangkul agar kedepan kohati cagora bisa memperbaiki apa yang menurut ayunda ayunda salah, bukannya menjatuhkan beberapa individu. Bukankah kita ingin berbenah !!! Mari duduk bersama, semoga Allah memperlancar niat niat baik kita untuk kohati cagora lebih baik.

Hanya persoalan beda pilihan, kita biarkan masalah ini berlarut, Mau sampai kapan?

Sedikit mengulas tentang sifat independensi yang tertera dalam Bab III pasal 6 AD yaitu: HMI bersifat Independen.

Independensi yang merupakan sifat dasar dari kader HMI adalah dinamika berfikir, bersikap dan berprilaku baik.

Hablumminallah, hanya tunduk dan patuh dengan kebenaran. Teraktualisasikan secara riil melalui watak, kepribadian, dan sikap dengan bebas, terbuka dan merdeka.

Sifat dan garis independen menjadi watak dan karakter HMI yang dimana Kader harus mampu mencari, memilih, Dan menempuh jalan atas dasar keyakinan dan kebenaran.
Bukankah begitu ayunda?

Tapi lagi lagi karena hanya berbeda pilihan lantas ada yang “bombe juniornya” Hehehe, tak habis fikir, Jelas ini merupakan tindakan dan sikap yang menurut saya kurang baik karna sudah merusak independensi kita dalam Ber-HMI.

Alhamdulillah…
Saya sangat bersyukur karna selama berproses di HMI saya tidak pernah diajarkan untuk merenggut kebebasan dan hak orang lain.

Senior khususnya di komisariat selalu mengajarkan untuk melawan penindasan, melawan ketidakadilan, melawan hal yang merampas kemerdekaan kita sebagai kader HMI.

Saya selalu ingat, ketika ada pemilihan baik itu di internal HMI atau pemilihan di rana kampus senior selalu datang dengan membawa pertimbangan pertimbangan atau kami dipaparkan Analisis SWOT dari masing masing kandidat, setelah itu dikembalikan ke kami untuk kembali berdiskusi dengan diri sendiri.

Didalam Muqaddimah konstitusi alinea pertama disematkan bahwa Manusia diciptakan menurut fitrahnya, dan merdeka.

Terimakasih kakak kakak HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan 💚🖤