29 November 2021

Surat Terbuka untuk Kader HMI Tercinta

Oleh: Moh. Robi

Aku bangga HMI tetap ada, namun aku kecewa dengan yang terjadi dimana-mana
Banyak kader yang tak puas hati
Mendapati perlakuan oknum yang tak pernah peduli

Tak peduli terhadap kondisi kader yg lainnya
Hanya peduli pada cyrcle disekitarnya
Kita beri contoh seperti oknum yang berkuasa
Namun hanya demi tahta, dan kepentingan pribadi sahaja

Baiklaj, jika bertemu kita disapa dan kadang menyapa
Ditanya menayakan kabar dan sebagainya
Namun, itu hanya basa-basi belaka
Tidak terbangun relasi untuk saling menjaga
Tidak terbangun intuisi untuk melihat kondisi disekitarnya
Yang ada hanya
Kapan-kapan ayo ngopi lagi kanda yunda
Kapan-kapam ayo diskusi kanda yunda
Kapan-kapan… Kapan-kapan…

Dan kapan kesadaran akan terbuka
Berjuta juta kader HMI yang tak dapat dijaga
Mereka hilang dengan sendirinya
Merasa terasingkan di rumahnya sendiri
Merasa di abaikan di keluarganya sendiri

Baiklah, hal ini tak hanya terjadi di HMI
Hal ini juga terjadi di organisasi yang lainnya
Tak perlu kusebut, kita pasti sudah mengetahuinya

Ini bukan seleksi alam
Ini bukan karena lemahnya kader yang tidak berkeinginan
Tapi ini tentang kita
Kita yang tak dapat menjadi panutan
Sebagaimana yang telah NDP ajarkan

Entah kita pengurus atau bukan
Saya merasa HMI telah memanggil
Memanggil jiwa saya untuk mengingatkan

HMI punah, jika kadernya tak sadar akan tugasnya