Menu

Mode Gelap

Nasional · 26 Feb 2022 01:17 WIB ·

Tokoh Nasional Bakal Ramaikan Pembukaan Digital Campus Orientation UICI


 Tokoh Nasional Bakal Ramaikan Pembukaan Digital Campus Orientation UICI Perbesar

JAKARTA, YAKUSA.ID – Sejumlah tokoh nasional diagendakan bakal ikut menyemarakkan pembukaan pembukaan Digital Campus Orientation (Digication) Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Tokoh-tokoh tersebut antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Ketua organisasi nasional, Mawahasiswa beprestasi nasional, Presiden BEM dan ustadz milenial juga anggota DPR RI, Arwani Tomafi.

Pembukaan Digication atau PKKMB angkatan kedua tahun 2022 akan diselenggarakan pada 26-28 Februari 2022.

Pada kesempatan itu, UICI juga bakal memperkenalkan ICman. Maskot berbentuk robot dengan nuansa khas kampus UICI. ICman sendiri adalah singkatan dari Insan Cita Man yang berarti generasi Insan Cita.

ICman tersebut bukan sekedar maskot event, tetapi terdapat nilai-nilai dan harapan UICI melalui acara Digication, agar terbentuknya kekuatan generasi insan cita atas kesempurnaan perpaduan antara ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menerapkan nilai-nilai keislaman di dalamnya.

“Dengan maskot ini, kami berharap dapat mempertegas visi, misi, dan tujuan kampus UICI untuk mewujudkan generasi Insan Cita” kata Rektor UICI, Prof. Laode Kamaluddin dalam keterangan tertulis yang diterima yakusa.id, Jumat (25/2/2022).

Insan Cita, menurut Prof Laode, adalah generasi terbaik setiap zaman yang dapat mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah.

“UICI berkomitmen untuk menciptakan Insan Cita dengan karakter akademik yang kreatif, pencipta, dan pengabdi yang berlandaskan Islam,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, UICI sendiri adalah kampus yang didirikan oleh perkumpulan KAHMI di bawah organisasi Majelis Nasional KAHMI (MN KAHMI) yang saat ini dikomandoi oleh A. Riza Patria sebagai Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI. Digication yang berlangsung tiga hari ini mengangkat tema “Unity in Cultural Diversity”.

“Meskipun UICI didirikan oleh perkumpulan KAHMI, UICI adalah kampus yang menjunjung tinggi keberagaman (diversity). Kami terbuka untuk semua orang” ujar Guru Besar Ekonomi dan Maritim itu.

Sementara ketua panitia Digication, Jawahir mengungkapkan, dengan semangat terbuka untuk semua agama, ras, budaya, dan kewarganegaraan, UICI diharapkan dapat diterima oleh semua kalangan.

Apalagi, lanjut dia, dengan platform AI DSTLS yang dikembangkan UICI juga menjanjikan fleksibilitas dalam proses pembelajarannya.

“Kami berupaya menciptakan Digication yang tidak hanya menyenangkan (exciting), tetapi juga engaging (merekatkan seluruh sivitas akademika UICI), dan inspiring (menjadi langkah awal untuk saling menginspirasi dan bergerak menuju kemajuan” katanya. (YAKUSA.ID-11)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Sabtu Besok, Musyawarah Daerah MD Forhati Pamekasan Digelar

27 Mei 2022 - 20:01 WIB

Cerita Yunita Agustini, Sosok Perawat di Taiwan yang Kuliah di UICI

27 Mei 2022 - 16:54 WIB

Urgensi Belajar Komunikasi bagi Mahasiswa, HMPS KPI IAIN Madura Sukses Gelar Acara Ta’aruf Komunikasi II

27 Mei 2022 - 16:03 WIB

Indonesia Berduka, Buya Syafi’i Ma’arif Tutup Usia

27 Mei 2022 - 12:49 WIB

Berkunjung ke Indonesia, Mesut Ozil Temui Anies Baswedan

27 Mei 2022 - 08:10 WIB

Jaringan Aktivis Nusantara Nilai Penunjukan TNI/Polri Jadi Pj Kepala Daerah Sah, Ini Alasannya

27 Mei 2022 - 05:02 WIB

Trending di Nasional