28 Juli 2021

Tuai Pro Kontra, HMI Cilegon Siap Bantu Dindik Sosialisasikan Pendirian SMPN 12

Yakusa.Id – Wacana akan berdirinya SMPN 12 di Kecamatan Purwakarta menuai Plpro dan kontra bagi masyarakat setempat. Pasalnya, rencana pembangunan SMP N 12 itu bertempat di salah satu SDN yang masih aktif.

Ketua Umum HMI Cabang Cilegon, Rikil Amri mengatakan siap untuk mendukung berdirinya SMPN 12 di Kecamatan Purwakarta.

“Sesuai dengan tujuan pendidikan menurut Tan Malaka itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan,” kata Rikil Amri, Kamis (01/04/2021).

SMPN 12 tersebut akan didirikan dengan mengusung visi misi sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PERMENDIKBUD RI No 36 Tahun 2014 tentang Pedoman Pendirian, Perubahan, dan Penutupan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menurut Rikil Amri, seharusnya masyarakat harus bersyukur dengan akan beririnya SMPN 12 itu, karena dengan demikian pendidikan di Kota Cilegon semakin merata. Ditambah lagi dengan adanya sistem zonasi yang tidak menguntungkan bagi daerah yang tidak memiliki SMP Negeri.

“Sistem zonasi pada PPDB ini dapat berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, nondiskriminatif, merata, dan berkeadilan sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” imbuhnya.

Dikatakan, jika mengacu publikasi data Kemdikbud, sistem zonasi PPDB memiliki tujuan dan fungsi khusus, diantaranya yaitu menjamin adanya pemerataan akses dan mutu pendidikan yang berkeadilan pada setiap zonaa atau wilayah yang ditetapkan mendekati tempat tinggal peserta didik.

“Oleh karenanya, HMI Cabang Cilegon siap membantu Dinas Pendidikan Kota Cilegon untuk mensosialisasikan SMP N 12 terlebih dahulu kepada segenap elemen terkait, mulai dari kecamatan, kelurahan, sampai kepada masyarakat di wilayah purwakarta dan stakeholder lainnya. Supaya ada titik temu antara pemerintah daerah dengan masyarakat.” Tandasnya.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Taufiq