10 April 2021

Tuntut Kepastian Hukum Kasus Penyerangan LK II, HMI Datangi Polres Polewali Mandar

Yakusa.Id – Insiden penyerangan yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada pembukaan kegiatan Intermediate Training (LK II) tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar Minggu (20/02/21) kemarin yang di laksanakan di Auditorium Sahabuddin Unasman, masih terus bergulir.

Peristiwa penyerangan  ini ditangani oleh Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar. Namun, jelang satu bulan ditangani belum ada kepastian.

Menindaklanjuti dugaan mandeknya penanganan yang di lakukan oleh Kepolisian Resort Polewali Mandar. Pengurus Cabang dan Tim Hukum HMI Cabang Polewali Mandar kembali mendatangi kantor Kepolisian Resort Polewali Mandar untuk melakukan audiensi mengenai kelanjutan kasus, Senin (08/03/21).

Proses audiensi berjalan lancar yang dibarengi dengan presentasi pihak kepolisian mengenai perkembangan kasus penyerangan dan atau pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum kader PMII. 

Dari hasil presentasi kasus yang dipaparkan di depan pengurus Cabang dan Tim Hukum HMI Cabang Polewali Mandar diketahui bahwa ada sejumlah nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ditempat yang sama Kepala Polisi Resort  Polewali Mandar mengungkapkan bahwa dalam kasus ini sudah ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini, cuma kami masi butuh penguatan dan besok kembali akan dilakukan gelar perkara,” Ujar Kapolres Polewali Mandar.

Lebih lanjut kepala Polisi Resort Polewali Mandar mengungkapkan bahwa untuk masalah penahanan kami belum bisa tetapkan kapan kami melakukan penahanan.

“Nama sudah ada, namun untuk penahanan belum bisa kami pastikan kapan dan hari apa, tapi ini sifatya dinamis kapanpun bisa dilakukan penahanan ketika sudah menemukan kepastian yang lebih mendalam,” tegasnya.

Selepas audiensi, Pj Ketua Umum HMI Cabang Polewali Mandar yang ditemui di halaman Kantor Polisi Resort Polewali Mandar mengungkapkan, dari hasil audiensi yang dilakukan telah diketahui bahwa sudah ada tersangka yang ditetapkan.

“Sudah ada tersangka yang ditetapkan, olehnya itu kami berharap agar pihak kepolisian segera melakukan gelar perkara dan segera melakukan penahanan kepada tersangka yang telah di tetapkan,” Ujar Heri.

Heri juga menambahkan bahwa mengenai tersangka siapa dan berapa orang yang ditetapkan nanti kami akan kembangkan lebih lanjut setelah berkas perkara diserahkan ke Pihak kejaksaan Negeri Polewali Mandar.

“Setelah penetapan tersangka dan dua hari kedepan kepolisian belum melakukan penahanan maka kami akan kembali mendesak pihak Polres Polewali Mandar dan melakukan aksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.” Tandasnya.

Reporter: Kholisin
Redaktur: Taufiq