17 Mei 2021

Urgensi Organisasi Sebagai Penunjang Pendidikan

Penulis: Sylvanio De Navalle (Kader HMI Cabang Bangkalan Komisariat Keislaman UTM)

Salam hormat dari saya teman-temanku, semoga virus corona tidak membuat kita menjadi insan yang bermalas-malasan.

Pada tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), peringatan ini diambil dari hari lahir nya tokoh pendidikan nasional yakni Ki Hajar Dewantara.

Pendidikan tidak hanya bisa dipelajari di bangku perkuliahan namun bisa juga organisasi ekstra maupun intra. Organisasi merupakan suatu kalimat yang tidak asing untuk kalangan pelajar hingga akademisi, hampir pada setiap seseorang yang melakukan pendidikan formal dan informal tentu tidak asing dengan yang namanya organisasi, jadi apasih organisasi itu? Menurut James D. Monney “Organisasi merupakan sebuah setiap bentuk perserikatan yang dibuat oleh sekelompok orang demi mewujudkan sebuah atau beberapa tujuan bersama. Dan menurut saya satu hal yang tidak kalah penting mengenai pentingnya berorganisasi antara lain:

1. Melatih Jiwa Kepemimpinan
Mempunyai jiwa kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting bukan? Jiwa kepemimpinan bukan hanya dimiliki oleh ketua, namun setiap individu harus mempunyai jiwa-jiwa kepemimpinan. Salah satu cara untuk melatih jiwa kepemimpinanmu dengan cara mengikuti sebuah organisasi, dan ikuti proses yang ada pada organisasi tersebut. Banyak belajar ketika kamu baru mengenal, dan banyak bertanya ketika kamu melihat sesuatu yang belum kamu ketahui dan jangan sungkan kepada senior yang lebih berpengalaman. Karena dalam berorganisasi kamu akan belajar tentang membuat keputusan, berdiskusi, menyelesaikan suatu permasalahan, dan masih banyak lagi.

2. Belajar Mengatur Waktu
Organisatoris atau seorang yang aktif di dalam suatu organisasi, bukan rahasia umum ketika organisatoris memerlukan waktu dan tenaga yang ekstra, seorang organisatoris harus bisa mengatur sekolah, kuliah, kegiatan organisasi, dan kegiatan lainya. Tentu saja hal ini bukan merupakan persoalan yang mudah, namun secara tidak langsung mampu membentuk seseorang mempunyai karakter disiplin dan pandai dalam mengelola waktu, sehingga seseorang mengikuti organisasi telah memanfaatkan waktu kosong untuk hal-hal yang produktif.

3. Banyak Pengalaman
Kamu menemui berbagai aktivitas yang dilakukan dalam sebuah organisasi seperti mengadakan acara sosial, membentuk forum, kerjasama dengan berbagai pihak, dan aktivitas lainnya yang akan menuntut kamu untuk bertemu dengan orang baru baik itu di lingkungan eksternal seperti masyarakat, kampus, sekolah dll. Menjadikan pengalaman berorganisasi ini sangat berharga.

4. Melatih Cara Berkomunikasi dan Lebih Percaya Diri
Ketika kamu berorganisasi kamu akan lebih banyak berkomunikasi dengan banyak orang, baik dengan senior, teman satu organisasi, dan dalam sebuah forum atau diskusi. Kamu bisa berlatih menyampaikan pendapat, mengkritik, dikritik, bertanya, dan menghormati pendapat orang lain. Jangan takut untuk menyampaikan segala sesuatu, suatu hal yang wajar ketika diawal kamu masih malu-malu dan tidak percaya diri, dan yakinlah jika hal itu terus menerus kamu lakukan maka secara tidak langsung kepercayaan diri dan kemampuan komunikasimu akan meningkat.

Ketika kamu tidak mendapatkan beberapa point diatas maka, Yakinlah bahwa kamu benar-benar belum berproses pada suatu organisasi. Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau untuk kemajuan lebih baik. Perlu diingat bahwa capaian dalam pendidikan tidak hanya untuk memperoleh nilai yang tinggi melainkan untuk proses pembelajaran untuk dapat mengerti, paham, dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir. Tentunya hal tersebut tidak bisa hanya didapat di pada saat dikelas saja, melainkan disertai dengan ikut serta dalam berorganisasi.

Ketika kita berorganisasi kita akan banyak mendapatkan ilmu yang belum tentu didapatkan saat kita hanya duduk dikelas saja, hal ini meupakan suatu bentuk pentingnya berorganisasi sebagai penunjang pendidikan.

Ketika kamu belum sempat berorganisasi disaat menjalankan proses pendidikan formal di perguruan tinggi, tidak ada kata terlambat untuk memulai sebuah kebaikan dan perubahan. Kamu dapat bergabung dalam organisasi intra kampus dan ekstra kampus, dimana kedua organisasi memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Salah satu organisasi ekstra kampus ialah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yang telah melahirkan tokoh-tokoh penting dalam kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diprakarsai oleh Prof. Drs. Lafran Pane dikenal sebagai salah satu pendiri Himpunan Mahasiswa Islam pada tanggal 5 Februari 1947, beliau dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 2017 karena  sejarah mencatat kader-kader HMI ikut angkat senjata dalam mengusir penjajah saat pertama kali dibentuk oleh Lafran Pane pada 5 Februari 1947 silam, dan HMI ikut andil mempertahankan ideologi Pancasila.

Mengikuti suatu organisasi bukan hal yang utama untuk dilakukan karena tugas utama seorang mahasiswa adalah berkuliah, tugas siswa adalah sekolah. Selain itu juga manfaat dalam mengikuti organisasi akan kamu dapatkan jika kamu bertanggung jawab dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti organisasi tersebut.

*) Tulisan ini sepenuhnya tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian dari tanggung jawab redaksi Yakusa.id