17 Mei 2021

Women’s Care Rembang bersama HMI Komisariat Persiapan Cheng Ho Gelar Diskusi “Perempuan Inspiratif untuk Rembang Kota Kreatif”

Yakusa.id – Women’s Care Rembang menggelar diskusi bertema “Perempuan Inspiratif untuk Rembang Kota Kreatif”, di Rumah Tumbuh Khodijah (RTK), Kabupaten Rembang, Sabtu, (20/2020).

Dalam kegiatan ini, Women’s Care menggandeng Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Persiapan Cheng Ho Rembang.

Dalam sambutannya, Abdul latif dari HMI Cheng Ho mengatakan, perempuan adalah makhluk yang multiperan, bisa menjadi apa saja asalkan punya keberanian dan kemampuan. Ia berharap acara ini dapat menginspirasi perempuan-perempuan lainnya untuk bisa terus terus berkarya.

Kegiatan yang menarik minat para perempuan ini berlangsung dengan santai, namun khidmad. Tampak para aktivis Kohati HMI ikut menjadi peserta, sedangkan pendiri RTK, Trini Haryanti dan Penggagas Women’s Care, Puji Nur Astuti menjadi narasumber.

“Perempuan harus cerdas dalam membaca peluang, membaca keadaan sekita yang memungkinkan untuk perkembangan perempuan lebih baik, jangan hanya menjadi perempuan penghuni Kasur, sumur, dapur,” ujar Trini dalam paparannya.

Pendiri RTK yang akrab disapa “Mak Idjah” ini menambahkan bahwa, “perempuan juga mampu untuk terjun ke dunia sosial dan menginspirasi banyak orang dengan prestasi yang dimilikinya, bukan hanya sensai yang di buatnya”.

Sementara itu, Puji Nur Astuti menekankan kepada peserta yang didominasi perempuan ini, agar jangan mempertanyakan apa yang telah diberikan, tapi sudah sejauh mana berkontribusi untuk Daerah Rembang.

Dia memaparkan bahwa, perempuan harus memiliki beberapa karakteristik yaitu Manajerial, Kepemimpinan, Kemandirian, dan Intelektual. Selain itu, menurut dia, untuk menjadi perempuan inspiratif harus percaya diri dan berani unjuk kemampuan.

“Kita tidak akan menjadi apa-apa jika tidak berbuat apa-apa, oleh karena itu diperlukan rasa percaya diri dan keberanian untuk menunjukkan kemampuan kita sebagai perempuan,” tegasnya.

Women’s Care yang baru saja dibentuk ini memilki visi “Terberdayanya generasi perempuan cerdas dan berkualitas, sadar akan peran dan tanggung jawabnya untuk masa depan Kota Rembang yang Unggul dan Berintegritas”.

Ketua pelaksana yang juga anggota Women’s Care Rembang, Rachma Febyola Krisma, berharap, kegiatan ini dapat memberikan kesadaran terhadap perempuan-perempuan untuk berkontribusi dalam pengembangan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Rembang.

Acara ini dihadiri oleh peserta dari kecamatan Pamotan, Sedam, Kragan, Rembang, Bulu, Pancur dan Kaliori. Antusias peserta juga terlihat Ketika mereka menginjakkan kaki di Rumah Tumbuh Khodijah, tempat yang tergolong baru di buka untuk umum.

Design bangunan terbuat dari bambu yang di buat sedemikian indah dan tertata rapi membuat siapapun akan merasa nyaman berada di dalamnya. RTK yang yang terkesan lebih dekat dengan alam ini memang di rancang oleh Mak Idjah untuk bisa di gunakan oleh organisasi-organisasi perempuan yang ada di Rembang.

Oleh karena itu, Mak Idjah berharap agar lebih banyak organisasi-organisasi yang bergerak dalam bidang pemberdayaan perempuan untuk bisa berkolaborasi dengan Rumah Tumbuh Khodijah.

“Di zaman digitalisasi ini, peran perempuan dalam berkarya luar biasa banyaknya, namun dukungan yang di berikan baik dari lingkungan maupun kebijakan terkadang tidak sesuai dengan kontribusi yang telah perempuan berikan. Oleh karena itu, kita semua yang hadir disini yang di anugerahi kemerdekaan lebih untuk Speak Up harus bisa hadir membersamai dan menggandeng perempuan-perempuan lain yang masih tertutup dan terkekang dengan dunianya,” pangkas Puji Nur Astuti. (Rilis HMI Komisariat persiapan Cheng Ho Rembang)