YAKUSA.ID – Islamic Boarding School SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep menggelar penyuluhan kesehatan santri bersama dr. Rahadian Ayu Nur Fathoni, M.Kes dan dr. Dina Istiyana Ridwan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Mutmainnah SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep dan diikuti seluruh santri serta dewan pengasuh Islamic Boarding School SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep.
Kepala Pengasuh Islamic Boarding School SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep, Ustaz Syahar, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pembekalan kepada para santri mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat, khususnya di lingkungan pesantren.
“Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pembekalan terkait bagaimana menjaga kesehatan dan mengenal hidup sehat, utamanya di lingkungan pesantren. Dan kegiatan ini rutin kami selenggarakan setiap bulan,” kata Ustaz Syahar.
Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran aktivitas dan proses belajar para santri selama berada di lingkungan pesantren.
Ia berharap para santri dapat membangun kesadaran untuk menjaga dan merawat kesehatan secara bersama-sama.
“Kami berharap, para santri menjadi anak yang sehat, menjaga dan merawat kesehatan bersama-sama, karena bagi kami kesehatan ini penting untuk kelancaran kegiatan dan belajar santri,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu santri, Alfian, mengaku mendapatkan pengetahuan baru dari kegiatan penyuluhan tersebut.
Ia menyebut materi yang disampaikan membantu santri mengenali berbagai jenis obat yang dapat digunakan untuk keluhan kesehatan ringan.
“Terima kasih sekali karena sudah ada kegiatan ini, kami para santri bisa mengetahui macam-macam obat-obatan yang diperlukan saat sakit, semisal pusing, obatnya apa, sakit gigi obatnya apa, kalau luka memar obatnya, dan lain sebagainya,” ungkap Alfian.
Senada, santri lainnya, Ardan, berharap kegiatan penyuluhan kesehatan dapat membuat para santri semakin peduli terhadap kondisi kesehatan masing-masing maupun lingkungan pesantren.
“Harapan dari kegiatan ini, semoga setelah mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan ini, para santri tidak ada yang sakit lagi, dan bisa sehat semua karena sudah bisa memperhatikan kesehatan bersama,” tandas Ardan.



