YAKUSA.ID – Pansus RPJMD Pamekasan akan menggelar rapat maraton dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Ketua Pansus RPJMD Pamekasan, Tabri mengungkapkan, agenda ini untuk membahas target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik drastis. Kata dia, pihaknya ingin memastikan bahwa proyeksi PAD tersebut realistis dan dapat dicapai berdasarkan perencanaan eksekutif.

Menurut Tabri, proyeksi PAD Pamekasan menunjukkan peningkatan yang cukup besar, dari rata-rata Rp350 miliar dalam 5 tahun terakhir menjadi Rp790 miliar ke depannya.

“Kami bersama eksekutif masih akan mendalami potensi Pendapatan Asli Daerah terhadap proyeksi pendapatan dalam RPJMD. Pendalaman itu penting, karena melihat trend target PAD setiap tahunnya hingga tahun 2030 naik signifikan hingga kenaikan 100 persen,” tegasnya.

“Bagi kami itu baik, misal dari PAD rerata hanya 350 miliar dalam 5 tahun terakhir menjadi 790 miliar ke depannya. Tetapi, kami ingin memastikan apakah itu rasional dari perencanaan eksekutif,” sambung pria yang juga Anggota Komisi II DPRD Pamekasan ini.

Tabri juga menegaskan, rapat dengan OPD itu dapat memperjelas rencana pembangunan daerah dan meningkatkan koordinasi antara Pansus dan OPD. Dengan demikian, Pamekasan dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Yang paling kami tekankan tentu jangan sampai hanya karena target PAD yang besar, lalu semua hal dikenakan pajak,” pungkasnya.

Rincian proyeksi PAD Pamekasan sebagai berikut:

– Rp361 miliar pada 2025
– Rp391,9 miliar pada 2026 (kenaikan Rp30,9 miliar)
– Rp558,7 miliar pada 2027 (kenaikan Rp166,8 miliar)
– Rp759 miliar pada 2028 (kenaikan Rp200,3 miliar)
– Rp775,6 miliar pada 2029 (kenaikan Rp16,6 miliar)
– Rp794,9 miliar pada 2030 (kenaikan Rp19,3 miliar).

(YAKUSA.ID/HSB)