YAKUSA.ID – Program Internet Rakyat kini memasuki tahapan krusial yang paling dinantikan masyarakat. Layanan internet berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada frekuensi 1,4 GHz ini menjanjikan akses internet cepat dengan tarif terjangkau, sekitar Rp100.000 per bulan untuk kecepatan hingga 100 Mbps tanpa batas kuota.
Layanan ini dikembangkan oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan Jepang antara NTT DOCOMO dan NEC Corporation, dengan memanfaatkan teknologi Open Radio Access Network (Open RAN).
Berbeda dengan layanan fiber optik, teknologi FWA memungkinkan transmisi sinyal langsung dari menara BTS ke modem pelanggan tanpa pemasangan kabel fisik, sehingga proses implementasi lebih cepat dan fleksibel.
Tiga Tahapan Peluncuran
Internet Rakyat dirilis melalui tiga fase bertahap dari akhir 2025 hingga pertengahan 2026, yakni:
- Pra-registrasi pada November–Desember 2025.
- Instalasi infrastruktur dan FWA pada Desember 2025–Juni 2026.
- Fase komersial dan distribusi modem pada Januari–Juni 2026.
Jangkauan Awal
Saat ini, layanan Internet Rakyat baru mencakup sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Maluku, Maluku Utara, serta beberapa kawasan di Papua dan provinsi pemekaran. Surge menargetkan penugasan hingga 4.800 stasiun basis kepada OREX SAI pada kuartal I 2026.
Perluasan jaringan akan menyesuaikan jumlah pendaftar di tiap wilayah. Semakin tinggi minat masyarakat, semakin besar prioritas pembangunan jaringan.
Cara Cek dan Daftar
Masyarakat dapat mengecek cakupan layanan melalui situs internetrakyat.id dengan melihat peta zona layanan. Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem pra-registrasi, dilengkapi verifikasi OTP dan penandaan lokasi pemasangan.
Setelah terdaftar, calon pelanggan akan masuk daftar tunggu sesuai wilayah. Jika jaringan siap, teknisi akan menghubungi pelanggan melalui WhatsApp untuk proses instalasi dan aktivasi. (Fit/Dzul)


