YAKUSA.ID – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi opini WTP ke-12 yang diraih secara beruntun oleh daerah berjuluk Gerbang Salam itu.
Bagi Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan tahunan. Menurutnya, opini WTP menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan keuangan daerah terus berjalan sesuai koridor aturan di tengah besarnya anggaran yang harus dikelola pemerintah setiap tahun.
“Alhamdulillah hasilnya membanggakan, yaitu Pamekasan tetap meraih opini WTP,” kata Kholilurrahman, Sabtu (30/5/2026).
Meski demikian, mantan anggota DPR RI tersebut mengingatkan bahwa mempertahankan kualitas tata kelola keuangan bukan pekerjaan mudah. Semakin besar anggaran yang dikelola pemerintah, semakin besar pula tantangan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, hasil pemeriksaan BPK tidak hanya dipandang sebagai penilaian akhir, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem administrasi dan pengelolaan keuangan daerah pada tahun-tahun berikutnya.
“Ke depan tugas kita bagaimana meningkatkan, karena mengelola anggaran yang begitu besar untuk tetap on the track seratus persen, itu sebuah kesulitan tersendiri,” ujarnya.
Menurut Kholilurrahman, keberhasilan mempertahankan opini WTP juga tidak dapat dilepaskan dari sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
“Ini hasil kerja sama kita, eksekutif dan legislatif, karena kita semuanya harus padu dan hasilnya bisa membahagiakan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan Ali Maskur menyebut raihan WTP ke-12 menjadi capaian yang patut disyukuri. Menurutnya, opini tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.
Dengan capaian tersebut, Pemkab Pamekasan diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan opini WTP pada tahun-tahun mendatang, tetapi juga memastikan setiap anggaran yang dikelola benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.



