YAKUSA.ID – Manajemen RSUD Moh Anwar Sumenep (RSUDMA) memastikan pelayanan kesehatan harus diberikan dengan sepenuh hati.
Langkah yang dilakukan adalah dengan melaksanakan monitoring langsung ke Poli Terpadu usai libur Lebaran Idul Fitri 2026.
Hal itu dilakukan guna sebagai bahan evaluasi sekaligus penguatan layanan pasca cuti bersama.
Direktur RSUDMA, dr. Erliyati, bersama Kepala Bidang Pelayanan turun langsung guna meninjau kondisi riil pelayanan.
Dr. Erliyati mengatkan bahwa pihaknya melakukan monitoring untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal, terutama setelah libur panjang.
“Kami ingin masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik tanpa adanya penurunan kualitas,” tuturnya dikutip pada Kamis, 2 April 2026.
Perempuan murah senyum itu menyatakan bahwa monitoring sangat penting dilakukan.
Tujuannya, kata dia lagi, agar seluruh sistem pelayanan berjalan sesuai dengan standar operasional, apalagi setelah rumah sakit tersebut resmi naik status menjadi tipe B.
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, manajemen menelaah secara menyeluruh berbagai aspek pelayanan, mulai dari alur penanganan pasien, kesiapan tenaga medis, hingga kelengkapan fasilitas penunjang di Poli Terpadu.
Upaya ini dipandang krusial sebagai langkah antisipatif terhadap potensi lonjakan pasien yang lazim terjadi pasca libur panjang.
Lebih lanjut, kegiatan monitoring ini juga difungsikan sebagai instrumen evaluasi untuk mengidentifikasi kendala yang muncul di lapangan, sekaligus merumuskan solusi secara cepat dan tepat.
Dengan pendekatan tersebut, setiap potensi hambatan dalam pelayanan diharapkan dapat segera diatasi secara efektif.
Hal ini menegaskan komitmen RSUDMA Sumenep dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan daerah.
Mengusung semangat “Bismillah Melayani”, rumah sakit ini terus memperkuat perannya sebagai fasilitas rujukan utama di Kabupaten Sumenep.
Ke depan, manajemen berharap peningkatan kualitas layanan dapat berlangsung secara berkelanjutan dengan ditopang oleh sinergi yang semakin solid antar tenaga kesehatan dalam menjawab dinamika dan tuntutan pelayanan yang terus berkembang.(Hn/Sib)



