YAKUSA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 1,7 juta orang.
Angka tersebut sama dengan capaian kunjungan wisatawan pada 2024.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh Iksan pun angkat bicara.
Iksan mengatakan meski jumlah kunjungan wisatawan pada 2024 dan 2025 relatif stabil, namun mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023.
“Pada 2023, jumlah kunjungan wisatawan ke Sumenep tercatat sekitar 1,3 juta orang,” ujar Iksan pada Senin, 12 Januari 2026.
Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan wisatawan sejak 2024 dipengaruhi penerapan kalender event wisata budaya yang disusun Pemkab Sumenep.
Kalender event tersebut, kata dia lebih lanjut, mulai dirancang pada 2023 untuk pelaksanaan kegiatan wisata sepanjang 2024.
“Kalender event wisata budaya terbukti mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dari 1,3 juta orang pada 2023 menjadi 1,7 juta orang pada 2024, dan bertahan hingga 2025,” ungkapnya.
Menurut Iksan, selama 2024 hingga 2025, Pemkab Sumenep menggelar sebanyak 104 kegiatan wisata dan budaya.
Jumlah tersebut akan ditingkatkan pada 2026 menjadi 110 kegiatan.
“Sebanyak 54 kegiatan akan digelar di tingkat kecamatan dan 56 kegiatan lainnya di tingkat kabupaten,” ujarnya.
Seiring penambahan jumlah kegiatan tersebut, Pemkab Sumenep menargetkan kunjungan wisatawan pada 2026 meningkat menjadi 1,9 juta orang atau naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain mengandalkan agenda kegiatan, Disbudporapar Sumenep juga terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana di sejumlah destinasi wisata unggulan, seperti Pantai Lombang, Pantai Slopeng, dan kawasan wisata religi Asta Tinggi.
“Peningkatan fasilitas dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung agar target kunjungan dapat tercapai,” kata Iksan.
Ia menambahkan, dukungan dari pelaku UMKM, kelompok sadar wisata, serta kerja sama dengan perusahaan jasa perjalanan turut menjadi faktor pendukung peningkatan sektor pariwisata di Sumenep.


