YAKUSA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pamekasan membekuk oknum petugas yang terlibat dalam penyelundupan narkotika ke wilayah lapas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
IMG-20260215-WA0092
previous arrow
next arrow

Kalapas Pamekasan, Syukron Hamdani, mengungkapkan bahwa petugas pintu utama (P2U) menemukan deodoran mencurigakan yang nyaris lolos.

“Petugas pintu utama curiga, kocok deodoran itu berbunyi aneh. Untungnya barang itu tidak sampai masuk ke dalam lapas,” kata Syukron dengan tegas, Rabu (21/1/2026).

Laporan itu langsung diteruskan ke Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan kemudian ke Kalapas. Syukron mengaku kaget, karena sebelumnya Lapas Pamekasan telah menyepakati untuk tidak melakukan hal yang aneh-aneh dan menyatakan perang terhadap narkoba.

“Kami tidak menyangka ada oknum petugas yang mencoba menyelundupkan narkotika,” kata Syukron.

Tim langsung bergerak, oknum petugas dipanggil dan diintrogasi. Barang bukti narkotika ditemukan, dan yang bersangkutan langsung diserahkan ke Polres Pamekasan. Lapas Pamekasan juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penghuni lapas, kamar hunian, dan seluruh petugas.

“Tidak ada toleransi untuk oknum yang merusak integritas lembaga,” tegas Syukron.

Oknum petugas yang terlibat telah diamankan di Mapolres Pamekasan untuk penyidikan lebih lanjut.

Jika terbukti bersalah, Lapas Pamekasan tidak akan ragu untuk memecat yang bersangkutan. Dengan demikian, Lapas Pamekasan terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan integritas lembaga, serta memberantas peredaran narkotika di dalam lapas.

 

Reporter: Dyah Heny