YAKUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Latifah bersama HMI Komisariat Pagerageung kembali menggelar kegiatan santunan anak yatim.

Kegiatan sosial itu bertajuk MERPATI (Merawat Ramadhan Penuh Arti) di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat 13 Maret 2026.

Adapun; kegiatan sosial keagamaan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan dan tahun ini menjadi pelaksanaan yang ke-3 sejak pertama kali digagas oleh kedua komisariat tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 anak yatim di wilayah Desa Tanjungkerta menerima santunan berupa uang tunai dan bingkisan Ramadhan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Mimbar Kelvin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan MERPATI tahun ini.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial mahasiswa kepada masyarakat.

“Alhamdulillah kegiatan MERPATI tahun ini dapat kembali terlaksana dengan baik. Ini merupakan bentuk rasa syukur kami sekaligus komitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi adik-adik yatim di Desa Tanjungkerta,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat Pagerageung, Dadan Saepulloh, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai perjuangan HMI yang menekankan pada pengabdian kepada umat dan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa tidak hanya sebatas di ruang akademik, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi sosial secara langsung.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan, serta memperkuat nilai kepedulian sosial,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Umum HMI Komisariat Latifah, Farhan Muhammad Kholik, yang menekankan bahwa kegiatan MERPATI merupakan upaya untuk memaknai bulan Ramadhan sebagai momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. Melalui kegiatan MERPATI ini, kami ingin merawat semangat kebersamaan dan kepedulian agar Ramadhan benar-benar menjadi bulan yang penuh arti,” tuturnya.

Kegiatan santunan ini juga mendapatkan apresiasi dari Kepala Desa Tanjungkerta yang turut hadir dalam acara tersebut.

Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan mahasiswa, khususnya HMI, yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa dengan kegiatan sosial seperti ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

“Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan seperti ini. Kami berharap mahasiswa, khususnya HMI, terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain santunan, kegiatan MERPATI juga diisi dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Agus Samsul Bassar, M.Pd, selaku Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah IAILM.

Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan MERPATI, di antaranya para alumni dan keluarga besar HMI, pihak sponsor Seblak Bunda Kaka dan Cahaya Frame, Baznas Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Kecamatan Pagerageung, Polsek Pagerageung, serta seluruh kader HMI dan panitia pelaksana yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan MERPATI ini, HMI Komisariat Latifah dan Komisariat Pagerageung berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Ramadhan benar-benar menjadi momentum untuk merawat kemanusiaan dan menghadirkan keberkahan bagi sesama.(Hn/Sib)